Hasan Sijaya dan Sastra Sabtu Sore

Maysir Yulanwar membuat catatan terhadap buku Agus K Saputra. Menurutnya, karena puisi lebih bersifat semiotik, maka puisi mempersila penyairnya melakukan upaya “Pergeseran Makna (Displecing). “Perusakan makna” (Distorsing), dan “Penciptaan Makna (Creating). Puisi adalah karya sastra yang unik. Saking uniknya, puisi nyaris tak lagi punya definisi.

Sebanyak 300 puisi karya Kang Agus sudah dimusikalisasi oleh Kang Soni Hendrawan. Semua karya itu bisa dinikmati di kanal YouTube miliknya. Tinggal menyorot gadget ke barcode, langsung terhubung ke youtube.

“Jenis buku seperti ini yang dibutuhkan kekinian zaman,” pungkas Maysir Yulanwar. (*)

BACA JUGA:  Dialog Sastra Festival Sastra Kepulauan IX 2026: Mahrus Andis Ajak Merawat Sukma Leluhur