Hasan Sijaya dan Sastra Sabtu Sore

Sesuai semangatnya, kegiatan di sekolah memotivasi sejumlah guru dan siswa membacakan puisi-puisi mereka. Prof. Kembong Daeng, Chairuddin Hakim, Rosita Desriani, Muhammad Naafi Ramadhan, antara lain tampil membaca puisi.

*Kolaborasi dan Ekosistem Sastra*

Sastra Sabtu Sore terus bergerak. Guna memeriahkan Bulan Bahasa, kegiatan kolaboratif ini diadakan di The Gade Coffee & Gold, Jalan Tamalanrea Raya
Blok M Nomor 2, Kompleks Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Makassar, Sabtu, 2 Oktober 2021.

Buku yang dibincangkan adalah Kumpulan Puisi “Bermain di Pasar Ampenan” karya Agus K. Saputra. Selain Agus K Saputra, Yudhistira Sukatanya tampil sebagai pembicara, dengan moderator:
Melati Syahrir (Penggiat Literasi).

Di bulan Oktober, kembali diadakan Sastra Sabtu Sore, tepatnya pada tanggal 23 Oktober 2021, bertempat di The King Coffee Jalan Skarda N I Nomor 2 Makassar (dekat Puskesmas Mangasa).

Buku yang didiskusikan adalah kumpulan Cerpen “Memeluk Retak” karya I.R. Makkatutu, dengan narasumber I.R. Makkatutu (Penulis), Asis Nojeng (Akademisi), dan Damar I Manakku (Penerbit). Mami Kiko, yang dikenal sebagai pendongeng, bertugas sebagai moderator.

BACA JUGA:  LANGKAH KECILKU

Acara Sastra Sabtu Sore ini, dibuka dengan pembacaan puisi oleh Maysir Yulanwar, yang membacakan puisi karya Srie Astuti Asdy berjudul “Pulang ke Dasar Hatimu”.

“Sastra Sabtu Sore merupakan upaya kecil para penggiat literasi untuk menggairahkan sastra di Sulawesi Selatan,” jelas Yudhistira Sukatanya saat memberikan sepatah kata dalam acara Sastra Sabtu Sore, hari itu.

Sastrawan dan sutradara teater itu berharap, kelak acara ini dikembangkan dan menjadi semacam tur sastra. Untuk itu, dibutuhkan kolaborasi dan sinergitas dengan para penggiat sastra di daerah.

Ide ini bisa dimulai dengan mengajak penulis dan penggiat literasi di Gowa, Takalar, Jeneponto, dan Bulukumba. Bisa juga diawali dari Maros, Pangkep Barru, hingga ke Parepare.

Masih berkaitan dengan buku kumpulan cerpen, Sastra Sabtu Sore pada edisi Sabtu, 11 Desember 2021, membahas buku “Seorang Lelaki yang Berkisah”
karya Ilyas Ibrahim Husain.

Acara yang dihelat di The King Coffee
Jalan Skarda N I Nomor 2 itu menghadirkan narasumber Ilyas Ibrahim Husain (Penulis), Tetta Sally (Pimred http://Karebaindonesia.id), dan M. Galang Pratama (Penerbit), dengan moderator Rosita Desriani.

BACA JUGA:  Jejak Boer di Antara Temaram Nur Kebenaran

Buku antologi KoPi Makassar, “Resolusi dalam Puisi”, yang dikerjakan pada 2020, dan diterbitkan tahun 2021, akhirnya dibahas oleh tiga narasumber, yakni Yudhistira Sukatanya (Sastrawan), Maysir Yulanwar (Penyair), dan Anil Hukma (Akademisi), pada Sabtu, 19 Maret 2022.