Barangkali hidup ini bukan tentang menghindari luka,
melainkan bagaimana kita memaknai setiap retaknya.
Karena perjalanan sejati bukan dari satu tempat ke tempat lain,
melainkan dari diri yang penuh prasangka…
menuju hati yang lapang menerima.
Dan mungkin, seperti malam itu
Tuhan tidak hanya mempertemukan kita dengan seseorang,
tetapi sedang mempertemukan kita…
dengan versi diri yang lebih jernih.
_Parang Tambung, 21 April 2026 | 00.56_












