Luwu Timur, NusantaraInsight – Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026 tingkat Kabupaten Luwu Timur resmi dibuka di Malili, Selasa (6/5/2026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini menjadi ajang Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam menjaring atlet muda berbakat dari jenjang SD dan SMP untuk menuju pentas nasional.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur, Raoda K., S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa O2SN bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ajang penting dalam pengembangan potensi peserta didik di bidang olahraga.
“O2SN ini kegiatan rutin yang berjenjang dari tingkat kabupaten, provinsi, sampai nasional. Tujuannya jelas, untuk peningkatan minat dan bakat siswa,” ujar Raoda.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga berpesan kepada para guru, khususnya guru baru, agar lebih aktif dalam menggali potensi siswa di sekolah masing-masing.
“Saya berharap adik-adik guru yang baru dapat menggali potensi diri anak kita. Jangan karena ordal atau titipan yang dibawa saja. Itu harus dihilangkan dan pantang,” tegasnya.
Untuk jenjang SMP, cabang olahraga yang dilombakan meliputi panjat tebing, atletik, bulu tangkis, renang, dan pencak silat. Sementara itu, jenjang SD melombakan renang, bulu tangkis, atletik, senam lantai, dan pencak silat.
“Prestasi dari O2SN bisa menembus tingkat nasional. Pemkab Luwu Timur mendukung penuh kegiatan ini sebagai bentuk pengembangan minat, bakat, serta karakter peserta didik,” tutupnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Kabid SMP, Kabid SD, Kasi SD, Kasi SMP, para kepala sekolah SD dan SMP negeri serta swasta se-Kabupaten Luwu Timur, beserta jajaran staf Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu Timur.













