Dengan semangat yang meresap seperti tinta yang tak pudar, Nisa siap melangkah ke arena lomba membawa nama PGRI Gowa, dan juga cabang khusus SLB PGRI Gowa serta membawa pesan bahwa pendidikan inklusif adalah perjuangan bersama.
Jika emas datang pulang, ia tak hanya akan menambah rak penghargaan; ia akan mengukir cerita bahwa kesempatan dan penghormatan untuk semua anak telah diberi ruang di panggung pendidikan.













