Tiga PGRI Kabupaten Gelar Pertandingan Persahabatan dan Uji Coba Lapangan Pickball di Sidrap

Sidrap, NusantaraInsight — Dalam rangka persiapan menghadapi Pekan Olahraga Seni dan Pembelajaran (Porsenijar) 2026 di Kabupaten Sidrap, Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pinrang menggelar pertandingan persahabatan dan uji coba lapangan pickball di Lapangan Pickball Rappang, Kabupaten Sidrap, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung bersamaan dengan rapat koordinasi persiapan Porsenijar 2026 tersebut menghadirkan tim persahabatan dari Kabupaten Luwu Timur (Lutim) dan Kabupaten Gowa. Selain pertandingan pickball, PGRI Pinrang juga menggelar laga persahabatan cabang olahraga bulutangkis sebagai bagian dari pemantapan teknik dan adaptasi atlet terhadap kondisi lapangan.

Wakil Ketua PGRI Sulawesi Selatan, Dr. H. Basri, S.Pd., M.Pd., mengatakan pihaknya mendukung upaya uji coba sarana dan pertandingan persahabatan untuk memastikan kesiapan atlet dan fasilitas. “Pada saat saya meninjau venue, PGRI Pinrang uji coba lapangan pickball di Rappang,” ujarnya.

Sekretaris PGRI Pinrang, Syamsuar, S.Pd., M.Pd., menyatakan uji coba lapangan penting agar atlet terbiasa dengan kondisi permainan dan permukaan lapangan sebelum bertanding di Porsenijar. Menurutnya, pengalaman uji coba membantu pelatih melakukan penyesuaian taktik dan persiapan fisik atlet.

BACA JUGA:  Atlet Cabang Ikrar Guru PGRI Gowa Syahrianti Iskandar Saat Cuci Piring juga Latihan

Syamsuar menyebutkan PGRI Pinrang akan menurunkan 104 atlet untuk berlaga dalam berbagai cabang di Porsenijar 2026. Selain itu, kontingen pendukung dari Pinrang diperkirakan mencapai 3.500 orang. “Kami juga akan menurunkan 3.500 tim penggembira dari Bumi Lasinrang,” katanya.

PGRI Pinrang memasang target ambisius untuk Porsenijar 2026. “Insya Allah, kami akan raih tiga besar untuk Porsenijar 2026,” ujar Syamsuar optimis.

Porsenijar 2026 merupakan agenda regional yang mempertandingkan berbagai cabang olahraga dan seni antar kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Event ini dijadwalkan menarik ratusan kontingen dan ribuan penonton, sekaligus menjadi wadah pengembangan bakat pelajar dan guru dalam bidang olahraga serta seni.