Mesin ketik di kantornya diboyong dan memilih duduk dekat tetangganya sambil meminta tolong boncengan pulang.
Lusanya, malam acara puncak di auditorium RRI Nusantara IV, dihadiri Menteri Penerangan alm H.Harmoko, mantan Ketua PWI Pusat.
Saat itu, katanya, hujan deras sejak siang hingga sore. Tak ada angkot malam. Terpaksa pinjam motor menyusuri guyuran hujan sepanjang 13 Km.
Ketika Andy tiba, acara ternyata sudah berlangsung. Dia baru berbenah karena celana bagian bawah basah tak bisa tertutup mantel.Tiba tiba terdengar namanya berulangkali dipanggil sebagai Juara 1 lomba menulis ‘Makassar kota Bersinar’.
“Dengan celana basah saya naik ke panggung menerima Piala dan Mesin Ketik dari Menpen RI, disaksikan Muspida Sulsel dan Muspida Kota Makassar” kenangnya, dan menyampaikan, mesin ketik merk ‘Brother’ itu masih tersimpan di museum mininya.
* * ,*
PENYIAR DAN PEMUSIK.
Andi Pasamangi Wawo anak Alm Letkol Purn H Andi Wawo Sulaemana Pettalolo, masih mengingat tahun 70an punya Radio Amatir (Radam). Namanya, ‘Destroyer’ yang bekerja pada Gelombang Frequwensi 117, 58 meter band (SW-1) dan jadi Penyiar di ‘Dini Dino’, milik Alm Andi Erwin anak owner PT Sedz.co.
Menurutnya, di era Amatir Radio dengan lisensi YC8BWB, Andy juga aktif di Pengurus ORARIDA 8 Sulsel yg diketuai Dr.Drs. HAB.Amry Amin, SH MBA, PhD (YB8AS). Bahkan, katanya, pernah Ketua Orlok Timur dan Ketua beberapa Club Station serta Ketua Bankompol ‘Singa’ Prov Sulsel (dulu, Sulselbar) hingga kini.
Hampir setengah abad, kisahnya, dia berjumpa dan menggabung dengan teman” Penyiar masa remaja yang sempat berkiprah di Radio Siaran Swasta Niaga seperti Sonata, Bayureksa, Mercuris dan Pro 2 RRI Nus IV. Juga pemain Band Destroyer, seperti Andi Marno dan H.Gaffar (Didit).
Ada penyiar Joel Baster Fordy Rotty, Marennoe Andi Mallombasang Boy Yenner, Dody Ardhita, Erick Truely, Fikri Wardana Amphie, Latuperissa, Bravo Keenan dan beberapa lagi yg kini aktif di Radio Mainstream BFive Valvoline, KISS FM beserta Tiktoknya.
Ketika didaulat sebagai Kordinator Forum Komunikasi Polisi Masyarakat (FKPM) Sektor Kota Besar Makassar sesuai ‘Sprint’ Kapolrestabes Makassar, maka Andi Pasamangi sisip salahsatu program selain beberapa rencana ‘action plan’ FKPM. Yaitu, penyebarluasan pesan ‘Harkamtibmas’ di media massa. Baik cetak, elektronik dan media daring (online) maupun radio mainstream yg bisa dimonitor langsung lewat Handphone.
Alhamdulillah, katanya, beberapa hari lalu, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, SH, SIK, Msi didampingi sejumlah Pejabat Utamanya bersama Ketua DPRD Makassar, Supratman ketika silaturahmi ke Sekertariat FKPM Jl Bhayangkara 5, sempat Testimoni di B-Five Radio Mainstream FKPM.
Sobat2 “gaek”, sebut Andi Pasamangi Wawo, diajak masuk FKPM melengkapi Pengurus di Divisi Siaran Radio, sebagai pengabdian saat usia senja, dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, minimal di lingkungan masing masing.
“Ikut menciptakan Kamtibmas yang kondusif aman dan terkendali, bukan semata tanggungjawab Polisi.Tapi Masyarakat, juga. Itu sering saya ingatkan”, kunci Tomas yang pernah Wakil Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) sebagai mitra kerja Pemerintah.
Tampaknya, dia tak pernah kelihatan lelah memberi manfaat, baik menjadi Ketua Mesjid Al Hidayah maupun terlibat di sejumlah komunitas sosial.
“Jaman dulu dan sekarang kalau mau berbakti tak ada bedanya. Yang penting ikhlas sesuai kemampuan dan kemauan”, jawab Anggota Dewan Paripurna Pemuda Panca Marga Sulsel ini ketika ditanya soal keterbatasan ilmu dan adab jaman sekarang, sambil berbuka puasa bersama. (Roel/Tim).












