7.Wisatawan mancanegra meningkat 25,30% menunjukkan potensi pasar pariwisata global pulih.
Jumlah tamu menginap di hotel meningkat 17 ribu orang dibandingkan triwulan I 2024 atau meningkat dari 409 ribu orang pada triwulan I 2024 menjadi 426 ribu orang pada triwulan I 2025 (meningkat 4,08%). Peningkatan jumlah tamu ini hanya terjadi pada tamu yang berasal dari luar negeri yang meningkat hingga 25,30%. Sementara itu, tamu yang berasal dari dalam negeri turun 4,24%.
8.Konsumsi masyarakat NTB tumbuh 4,18%, hal ini menopang pertumbuhan perekonomian NTB dan juga menggambarkan daya beli masyarakat NTB tumbuh positif.
Berikut adalah peran pemerintah (policy brief) yang bisa dilakukan, yaitu:
1.Mengakselerasi Realisasi Belanja Pemerintah
•Kompenen belanja konstruksi perlu dikeluarkan dari klasifikasi efisiensi Inpres I/2025
•Mendorong percepatan tender dini dan revisi DPA untuk sektor padat karya
2.Insentif Fiskal dan Pajak
•Pertimbangkan keinginan pajak lokal dan retribusi bagi sektor terdampak
•Berikan stimulus fiskal kepada UMKM untuk menjaga daya beli dan tenaga kerja
3.Potensi pertanian NTB dan berbagai produk unggulan di NTB harus terus ditingkatkan dari sisi ketersedian dan peningkatan kualitas dalam rangka mendukung Program MBG
4.Pengembangan agro industri di NTB harus terus ditingkatkan dari sisi kualitas dan memenuhi standar dari sisi kemasan sehingga bisa menjadi produk unggulan yang bisa dipasarkan.
5.Kembangkan industri hilirisasi untuk terus meningkatkan peranan sektor industri dalam perekonomian NTB dengan terciptanya kawasan industri dilokasi smelter.
#Akuair-Ampenan, 01-06-2025












