Semoga ketika tiba saatnya kita meninggalkan dunia, ada masjid yang masih berdiri karena wakaf kita, ada santri yang terus belajar berkat bantuan kita, ada anak yang berhasil meraih cita-cita karena kepedulian kita, dan ada kehidupan yang menjadi lebih baik karena sebagian rezeki pernah kita titipkan untuk kemaslahatan umat. Amal Jariyah akan mengalirkan pahala terus menerus. Wallahu A’alm bishowab. (Makassar,16 Oktober 2026)
MENGIRIM HARTA KE AKHIRAT: Mengubah Kekayaan Dunia Menjadi Investasi Abadi
Rekomendasi untuk kamu

Belum lagi waralaba lokal, semisal Kopi Sija, Komar, Kaori Coffee, Warkop Azzahrah, atau nama-nama coffee shop yang akrab dengan milenial dan Gen Z. Masing-masing dari kedai kopi punya target marketnya…

Kelima, evaluate (mengevaluasi). Kinerja dinilai dari kuantitas dan kualitas. Evaluasi harus mampu membedakan hambatan yang wajar, kelemahan sistem, kekurangan kompetensi, dan dugaan pelanggaran yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Keenam, improve…

Oleh: Dr. Ir. Affandy Agusman Aris, S.T., M.T., M.M., M.H. (Ketua Umum DPP Indonesian Intellectual Society) Pendidikan sebagai Pondasi Bangsa Makassar, NusantaraInsight — Menjelang dua tahun masa kepemimpinan Presiden…

Di usia yang semakin bertambah, berjalan kaki menjadi sebuah pengingat bahwa tubuh perlu dirawat. Kesehatan tidak datang dengan sendirinya. Ia membutuhkan kebiasaan, kedisiplinan dan kesungguhan. Tetapi PERJAKA tidak pernah menjadikan…

Konstitusi memang sengaja memasang pagar tinggi untuk melindungi stabilitas pemerintahan dan kedaulatan rakyat. Sulitnya prosedur tidak berarti mekanisme tersebut kehilangan makna. Jika pemimpin dapat diberhentikan hanya karena kemarahan publik, demokrasi…







