CINTA TIDAK PERNAH TUNDUK PADA KALENDER, TANGGAL 4 SUDAH LEWAT MASIH ADA PERAYAAN

Mungkin ternyata…
Kehadiran yang terus diulang lebih kuat daripada pidato yang paling indah.
Malam itu saya pulang membawa lebih dari hanya sebatas kue ulang tahun.

Saya pulang membawa keyakinan bahwa kebaikan tidak pernah benar-benar hilang. Ia hanya sedang tumbuh diam-diam di hati orang-orang yang pernah kita perlakukan dengan tulus.

Dan saya semakin percaya…
Kadang Allah tidak menghadiahkan kita rumah yang megah.

Tetapi Allah menghadiahkan kita orang-orang yang membuat setiap rumah terasa seperti rumah sendiri.
Ya Allah…
Terima kasih karena Engkau telah mempertemukan saya dengan keluarga seperti mereka.

Mereka bukan sebatas ibu-ibu pengajian yang selama ini sama-sama belajar mendekat kepada-Mu.

Mereka adalah jawaban dari doa-doa yang mungkin tidak pernah sempat saya ucapkan.

Mereka adalah pengingat bahwa dalam perjalanan hidup ini, harta yang paling berharga bukanlah apa yang kita simpan di tangan, melainkan siapa yang Allah titipkan di hati.

Dan malam itu saya mengerti satu hal.

Ulang tahun bukan tentang bertambahnya usia.
Ulang tahun adalah tentang bertambahnya alasan untuk bersyukur, karena ternyata masih ada begitu banyak hati yang dengan tulus menyebut kita sebagai bagian dari keluarganya
PT, 16/8/26

BACA JUGA:  Bang Rusdin Tompo Membawa Beta Pulang ka Maluku