“Dampak koordinasi kerja dari kompetensi yang baik akan menentukan kecepatan kita dalam bekerja,” ujar Jaya Maulana Rukmantara yang ketika menyampaikan materinya dipandu Syahwan Alfianto Amir, S.S.,M.Hum.
Pria yang pernah bertugas di Ende, Aceh, Ambon dan terakhir ini di Makassar itu menyebutkan, RRI Makassar memiliki sejumlah program yang dapat dipilih untuk mengembangkan karier setelah memiliki kompetensi.
Pro-1 yang dominan informasi dan berita (40%), hiburan musik 35%, pendidikan dan budaya 10% dan iklan/layanan masyarakat 15%.
Pro-2 yang khusus untuk anak muda mencakup segmentasi informasi dan data 30%, pendidikan 10%, budaya 10%, dan iklan/layanan masyarakat/penunjang 10%, sementara musik 40% (Indonesia 60%, Barat 40%).
Pro-4 mencakup informasi dan data 15%, hiburan 45%, pendidikan 30%, dan iklan/layanan masyarakat/penunjang 10%.
Pro-5: terdiri atas informasi 10%, musik 80% (Indonesia populer 70%, mancanegara 30%), dan iklan/layanan masyarakat 10%.
Pada acara pembukaan dan penutupan acara diwarnai penampilan Serikat Pecinta Sastra Indonesia (SPASI) Ikatan Mahasiswa Sastra Indonesia (IMSI) FIB Unhas yang melantunkan karya mendiang Drs. Sjaifuddin Bahrum dan juga karya Faisal Oddang, S.S., M.Hum. Acara ditutup Ketua Departemen Sastra Indonesia FIB Unhas Dr.Munira Hasjim, S.S., M.Hum. (mda).












