Pakar Vokasi Dr. Affandy Agusman Aris Jabat Wakil Rektor I UPA

Makassar, NusantaraInsight – Langkah strategis memperkuat pilar akademik dan sinergitas antara perguruan tinggi, pemerintah, serta dunia industri kembali dilakukan Universitas Patria Artha (UPA). Bertempat di Ruang Pertemuan Kampus UPA, Senin (19/10/2026), Dr. Ir. Affandy Agusman Aris, S.T., M.T., M.M., M.H. resmi dilantik sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik.

​Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan langsung oleh Ketua Yayasan Patria Artha, serta disaksikan oleh Rektor Universitas Patria Artha, Dr. Bastian Lubis, S.E., M.M., CFM., Sekretaris Yayasan Patria Artha, beserta jajaran civitas akademika.

​Arahan Strategis Ketua Yayasan & Rektor UPA

​Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Patria Artha menyampaikan apresiasi dan harapan besar agar UPA dapat lebih maju lagi dan dapat bersaing ke tingkat Nasional, Beliau menegaskan komitmen yayasan untuk terus mendukung penuh peningkatan sarana, prasarana, serta tata kelola kelembagaan guna menyokong transformasi akademik yang berkelanjutan.

​Sementara itu, Rektor Universitas Patria Artha, Dr. Bastian Lubis, S.E., M.M., CFM., memberikan arahan tegas dan memotivasi mengenai arah kebijakan UPA ke depan. Rektor menekankan bahwa UPA harus berani melakukan lompatan besar untuk menjadi perguruan tinggi unggulan di tingkat Nasional.

BACA JUGA:  Mahasiswa UINAM Wawancara Bersama Yayasan Sedekah Booster Indonesia: Terapkan Transparansi dalam Pengelolaan Dana Donasi

​”Ke depan, Universitas Patria Artha tidak boleh hanya berjalan di tempat, melainkan harus melompat menjadi garda terdepan di tingkat Nasional. Seluruh civitas akademika dan tenaga pendidik harus bekerja dalam kolaborasi yang solid agar semua target dan tujuan besar yang kita harapkan dapat tercapai secara optimal,” tegas Dr. Bastian Lubis.

​Lebih lanjut, Rektor menyoroti dua fokus utama pengembangan kelembagaan, yaitu peningkatan kuantitas mahasiswa dan percepatan kualifikasi SDM dosen:

​”Jumlah mahasiswa harus terus kita tingkatkan seiring dengan peningkatan kualitas layanan pendidikan. Di sisi lain, para tenaga dosen harus didorong untuk terus mengakselerasi jenjang jabatan fungsionalnya—mulai dari Lektor, Lektor Kepala, hingga meraih gelar Guru Besar (Profesor). Penguatan kapasitas dosen ini adalah kunci utama UPA dalam melompat lebih tinggi,” tambah Rektor UPA.

​Kepemimpinan Dr. Affandy Agusman Aris di bidang akademik UPA diharapkan menjadi motor penggerak arahan tersebut melalui pembaharuan kurikulum yang lebih adaptif, responsif terhadap kebutuhan pasar kerja Nasional, serta berorientasi global.

​Rekam Jejak Multidisiplin dan Pengalaman Strategis

BACA JUGA:  Buka Tech for Life 2024, WR III Prioritaskan Siswa yang Berkompetisi Masuk FT UMI

​Dr. Affandy dikenal sebagai sosok technocrat dan akademisi senior dengan rekam jejak kepemimpinan serta kepakarannya yang luas di kawasan timur Indonesia. Sebelum menduduki posisi Wakil Rektor I UPA, ia pernah mengemban amanah sebagai Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) Universitas Wira Bhakti Makassar serta Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar.

​Tak hanya di ranah akademis, ia memiliki kombinasi pengalaman yang sangat kuat di sektor pemerintahan, regulasi, dan industri keprofesian. Dr. Affandy merupakan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan periode 2009–2014. Di dunia profesional rekayasa dan teknologi, ia pernah berkiprah di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)—kini bagian dari BRIN—serta bertindak sebagai konsultan konstruksi di berbagai korporasi ternama seperti PT Wiratman & Associates, PT Dharmala Intiland, PT Indonesia Power, hingga menduduki posisi Advisor di Hamaren Group Jepang.

​Menghubungkan Dunia Pendidikan, Pemerintah, dan Industri (Triple Helix)