Tutup Konkerprov II PGRI Sulsel, Prof Hasnawi Haris Sebut Jadi Terdepan Kawal Kepentingan Guru

Makassar, NusantaraInsight — Ketua PGRI Provinsi Sulawesi Selatan, Prof. Dr. H. Hasnawi Haris, M.Hum., menutup secara resmi Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) II PGRI Sulawesi Selatan 2026 di Makassar, Jumat malam (23/10/2026). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan komitmen menjadi pihak yang terdepan mengawal aspirasi dan kepentingan guru di Sulsel hingga ke Pengurus Besar PGRI.

Dalam sambutan penutupan, Hasnawi menyampaikan apresiasi kepada para pengurus PGRI kabupaten/kota di Sulawesi Selatan yang telah aktif menyampaikan masukan, aspirasi, dan usulan selama konferensi berlangsung.

“Semua usulan, utamanya usulan pada poin dua, kami akan berjuang untuk mengusulkan ke PB PGRI. Dan saya akan menjadi yang terdepan untuk mengawal kepentingan guru yang ada di PGRI Sulsel,” tegas Hasnawi.

Forum Konsolidasi Guru

Konkerprov II PGRI Sulsel 2026 digelar dengan tema “Menjalin Silaturahmi dalam Mewujudkan Guru Bermutu Indonesia Maju.” Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 268 utusan dari 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

Konferensi tersebut menjadi forum bagi pengurus PGRI tingkat provinsi, kabupaten/kota, dan cabang untuk menyelaraskan program kerja organisasi, menampung aspirasi anggota, serta merumuskan rekomendasi yang relevan dengan kebutuhan guru dan arah kebijakan pendidikan nasional.

BACA JUGA:  PGRI Bantaeng Turunkan Ribuan Peserta, Siap Tampil Maksimal di Porsenijar 2026 Sidrap 

Selama dua hari, para peserta membahas sejumlah isu strategis, termasuk penguatan organisasi, peningkatan kesejahteraan guru, pengembangan kompetensi pendidik, serta respons PGRI terhadap kebijakan pendidikan nasional.

Komitmen Kawal Aspirasi

Hasnawi menilai usulan yang dihasilkan dalam Konkerprov merupakan hasil konsolidasi dari berbagai daerah, sehingga perlu ditindaklanjuti secara konkret. Ia berkomitmen memperjuangkan rekomendasi tersebut ke PB PGRI sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan, kesejahteraan, dan pengembangan profesi guru.

Ketua PGRI Sulsel itu juga menekankan pentingnya organisasi tetap peka terhadap persoalan riil di sekolah. Dalam pembukaan Konkerprov, ia menyoroti sejumlah isu pendidikan, termasuk rencana kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terkait penghapusan sistem otomatisasi kenaikan kelas mulai 2027.

Profil Prof Hasnawi Haris

Prof. Dr. H. Hasnawi Haris, M.Hum., adalah Ketua Pengurus Provinsi PGRI Sulawesi Selatan periode 2024–2029. Ia terpilih kembali memimpin PGRI Sulsel dalam Konferensi Provinsi PGRI Sulawesi Selatan yang melibatkan perwakilan 24 kabupaten dan kota.

Di bawah kepemimpinannya, PGRI Sulsel menempatkan diri sebagai mitra strategis pemerintah dalam peningkatan mutu pendidikan. Organisasi tersebut juga mendorong guru untuk menguasai teknologi, kecerdasan artifisial, dan pembelajaran mendalam (deep learning) sebagai bagian dari penyiapan menghadapi tantangan pendidikan masa depan.

BACA JUGA:  H. Sunarto: Hadirkan Prof. Unifah di Lutim Bukan Mudah, Ini Kehormatan Besar!

Tindak Lanjut Konferensi

Penutupan Konkerprov II PGRI Sulsel 2026 menandai dimulainya tindak lanjut berbagai rekomendasi konferensi. Pihak PGRI Sulsel diharapkan segera menyusun agenda kerja yang lebih terarah, memperkuat koordinasi dengan pengurus kabupaten/kota, serta memastikan aspirasi guru benar-benar tersalurkan ke tingkat nasional.

Dengan tema yang diusung, Konkerprov ini juga diharapkan memperkuat silaturahmi antaranggota PGRI sekaligus mendorong lahirnya guru yang bermutu, adaptif, dan siap berkontribusi dalam mewujudkan pendidikan Indonesia yang maju.