“Pemerintah Kabupaten Gowa tidak punya hak dalam hal ini. Silakan dibangun, karena lokasi itu milik PGRI. Itu milik yayasan guru-guru yang diadakan dari gaji para guru Gowa,” jelasnya.
Pengukuhan Ibunda Guru PGRI Gowa dilakukan oleh Ketua PGRI Kabupaten Gowa, Drs. H. Sappe Mangiriang, MM.
Kegiatan ini dihadiri ratusan pengurus PGRI Kabupaten Gowa, pengurus cabang dan ranting, serta atlet, seniman, dan peserta Porsenijar PGRI 2026 yang akan berlaga di Kabupaten Sidrap.
Turut hadir Wakil Ketua DPRD Gowa, Hasrul Abdul Rajab, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Taufiq Mursad, ST, sejumlah anggota DPRD Gowa, serta tamu undangan lainnya.
Dari PGRI Provinsi Sulawesi Selatan, hadir Sekretaris Umum PGRI Sulsel, Dr. Abdi, M.Pd, Wakil Sekretaris Umum PGRI Sulsel, Drs. H. Muhammad Asaf, Ketua Biro Kominfo PGRI Sulsel, Dr. Muhammad Yahya, M.Si, Ketua Biro Pemberdayaan Perempuan PGRI Sulsel, Hus Irmawati Usba, S.Pd, serta sejumlah pengurus lainnya.
Porsenijar PGRI Sulsel 2026 dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Sidrap dan akan diikuti kontingen PGRI dari berbagai kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan.
·













