Di tengah kesibukan politik yang padat—terlebih dengan tanggung jawab besar yang kini diemban Ibu Aliyah di Balaikota—mereka tetap mampu menampilkan esensi dari sebuah pernikahan yang sehat. Tak jarang, momen-momen sederhana seperti menikmati secangkir kopi bersama atau sekadar saling melempar senyum hangat di tengah riuhnya acara formal, menjadi bukti bahwa “rasa” yang tumbuh sejak tahun 1992 itu tetap dirawat dengan baik.
Kini, kebahagiaan mereka kian lengkap. Perjalanan panjang ini telah membuahkan generasi penerus yang membanggakan, serta cucu-cucu yang menjadi pelipur lara di hari tua.
34 Tahun yang Menginspirasi
Pernikahan Pak Ilham dan Ibu Aliyah adalah sebuah cetak biru (blueprint) tentang bagaimana cinta dan karier publik bisa berjalan beriringan tanpa harus saling mengorbankan. Tiga puluh empat tahun mengarungi bahtera rumah tangga, mereka telah bertransformasi dari sepasang pengantin baru di tahun 1992, menjadi simbol ketahanan, kesetiaan, dan kematangan.
Selamat Hari Ulang Tahun Pernikahan yang ke-34, Bapak Ilham Arief Sirajuddin dan Ibu Aliyah Mustika Ilham. Semoga ranum cinta yang dipetik sejak 28 Juni 1992 silam, terus mekar, memberi teduh, dan menginspirasi banyak orang hingga akhir masa.













