Mendengarkan 

Jika pendapat pemimpin lemah maka dengan rendah hati menerima pendapat yang lebih kuat. Jika keputusan pemimpin salah maka dengan rendah hati meminta maaf dan mengubahnya. Lebih baik diperbaiki selama untuk kebaikan bersama. Ego dikesampingkan. Mengalah untuk menang bersama. Inilah pemimpin yang bijaksana.

Mari periksa diri selama ini ada di level berapa. Jika masih di level satu dan dua, segera sadar sebelum terlambat. Dahulukan dan pikirkan kepentingan bersama. Bukan kepentingan pribadi dan kelompok. Segera buka hati dan pikiran untuk naik ke level tiga dan empat. Milikilah kejujuran dan rendah hati. Berpikirlah jangka panjang, bukan jangka pendek. Yakinlah pemimpin yang berada di level empat akan dikenang sebagai pemimpin yang arif dan bijaksana.

Makassar, 28 Juni 2026

BACA JUGA:  Komisi Informasi Sulsel Garda Terdepan Gerakan Transparansi dan Keterbukaan Informasi Publik, "PASTI BISA"