Ketika Satu Pekerjaan Tak Lagi Cukup: Kisah Driver Online yang Menjalani Dua Pekerjaan di Makassar

“Dengan memilih jam kerja yang tepat, saya bisa memperoleh pendapatan yang lebih optimal tanpa harus bekerja sepanjang hari,” ungkap AH.

Bagi pekerja yang memiliki pekerjaan utama, fleksibilitas tersebut menjadi keunggulan tersendiri. Mereka tidak harus meninggalkan pekerjaan utama, tetapi dapat memanfaatkan waktu yang tersedia untuk memperoleh pendapatan tambahan.

br

*Di Balik Fleksibilitas, Ada Kerentanan*

Namun, fleksibilitas tersebut bukan berarti pekerjaan ganda bebas dari persoalan. Penelitian menemukan bahwa para driver menghadapi berbagai kerentanan, baik yang berkaitan dengan kondisi fisik maupun persoalan nonfisik.

Kerentanan nonfisik menjadi persoalan yang paling banyak ditemukan. Ketidakpastian pendapatan, persaingan mendapatkan order, perubahan kebijakan platform, persoalan pelanggan, konflik antara pekerjaan dan keluarga, hingga keterbatasan perlindungan kerja menjadi bagian dari pengalaman pekerja.

Sementara itu, dari sisi fisik, pekerjaan ganda dapat meningkatkan beban kerja. Jam kerja yang panjang, kelelahan, kurang tidur, penurunan stamina, hingga risiko kecelakaan menjadi konsekuensi yang harus dihadapi ketika pekerjaan utama dan pekerjaan sebagai driver online dijalankan secara bersamaan.

BACA JUGA:  Kota Kita: Resolusi Tata Ruang dan Hak Sipil atas Arah Pembangunan

*Saat Tubuh Meminta Berhenti*

Dalam kondisi tersebut, kemampuan untuk mengatur batas kerja menjadi salah satu bentuk adaptasi yang penting. Salah seorang informan menjelaskan bahwa ia memilih berhenti ketika kondisi tubuh mulai menurun.

“Kalau badan mulai lelah saya memilih berhenti dan beristirahat daripada memaksakan diri,” kata AH.

Pilihan untuk berhenti bekerja tersebut menunjukkan bahwa strategi adaptasi tidak selalu berbentuk upaya untuk meningkatkan jumlah order atau pendapatan. Mengetahui kapan harus bekerja dan kapan harus beristirahat juga menjadi bagian dari strategi mempertahankan keberlanjutan pekerjaan.

*Dua Pekerjaan, Dua Tuntutan, Keluarga Tetap Diprioritaskan*

Kehidupan keluarga juga menjadi pertimbangan. Bagi pekerja yang telah memiliki tanggungan keluarga, waktu kerja sebagai driver online harus disesuaikan agar tidak sepenuhnya mengorbankan kehidupan pribadi.

“Saya juga selalu meluangkan hari Minggu sepenuhnya untuk keluarga,” tutur IS.

Hal tersebut menunjukkan bahwa pekerja tidak hanya melakukan penyesuaian terhadap tuntutan pekerjaan, tetapi juga berusaha menjaga keseimbangan antara pekerjaan, kesehatan, dan kehidupan keluarga.

*Ketika Satu Platform Tidak Lagi Cukup*

BACA JUGA:  KEBIJAKAN KESEHATAN DAN DAMPAKNYA PADA MASYARAKAT MISKIN

Selain mengatur waktu dan menjaga kondisi fisik, para driver juga mengembangkan berbagai cara untuk menghadapi ketidakpastian dalam pekerjaan berbasis platform. Salah satunya dengan tidak hanya bergantung pada satu platform.

br
br