News  

Peringatan Maulid Nabi 1448 H, Gubernur Zainal Dorong ASN Kaltara Teladani Karakter Rasulullah

Tanjung Selor, NusantaraInsight — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) menjadi momentum strategis untuk memperkuat kualitas keimanan, integritas, serta semangat kebersamaan dalam mengemban amanah birokrasi dan memaksimalkan pelayanan publik.

Mengusung tema “Meneladani Kepemimpinan Rasulullah SAW dalam Mewujudkan Pemerintahan yang Amanah dan Melayani Menuju Kalimantan Utara yang Bermartabat”, momentum keagamaan ini berlangsung penuh kekhidmatan di Aula Kantor Gubernur Kaltara, Tanjung Selor, Kamis (10/9/2026).

br

Agenda tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum, Ketua DPRD Kaltara H. Achmad Djufrie, SE, MM, Sekda Kaltara H. Denny Harianto, SE, MM, jajaran Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Kepala Biro, hingga para pejabat struktural, fungsional, ASN, PTT, serta tamu undangan.

Rangkaian acara diawali dengan lantunan syahdu ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Ambo Intang Azikin, S.Pd.I. Tausiah tersebut mengajak seluruh jajaran Pemprov Kaltara meneladani rekam jejak kehidupan Rasulullah SAW sebagai fondasi moral dalam membentuk karakter, memperkuat solidaritas, dan meningkatkan dedikasi pengabdian.

BACA JUGA:  IKAPROBSI Dorong Bahasa Indonesia Jadi Bahasa Utama Forum Akademik Internasional

Dalam arahannya, Gubernur Zainal Arifin Paliwang menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak boleh sekadar menjadi seremoni tahunan. Momentum spiritual ini harus dijadikan ajang refleksi diri untuk menghidupkan kembali keteladanan luhur Rasulullah SAW dalam aktivitas sehari-hari.

Zainal menekankan bahwa empat sifat utama Rasulullah SAW—siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah—sangat krusial untuk diadopsi oleh setiap aparatur negara. Nilai kejujuran, dapat dipercaya, transparansi, dan kecerdasan wajib menjadi karakter mendasar dalam mengeksekusi setiap tugas pemerintahan.

“Nilai-nilai mulia Rasulullah SAW tidak boleh berhenti hanya pada forum pengajian, tetapi harus menjadi landasan moral dan komitmen kita bersama dalam memberikan pelayanan publik yang jujur, profesional dan akuntabel,” tegas Gubernur.

Zainal juga mengingatkan seluruh pejabat dan ASN Pemprov Kaltara agar senantiasa menjadi role model atau teladan di tengah masyarakat. Keteladanan tersebut tidak cukup sebatas wacana atau ucapan, tetapi harus dibuktikan lewat tindakan nyata saat mengemban tanggung jawab.

Karakter ideal itu, lanjutnya, patut terwujud melalui ketaatan beragama, kepatuhan terhadap regulasi, integritas tinggi, serta pola hidup sederhana. Prinsip-prinsip ini menjadi fondasi utama dalam membangun birokrasi yang tepercaya dan dihormati publik.

br
br