Air Mata La Pulga

Menyapu entah berapa banyak penonton yang mengenakan jersey bergaris biru putih di atas stadion yang berkapasitas 82.566 penonton itu.
Di pipinya, sangat jelas, titik-titik bening bagaikan butir jagung menetes.

Lama… Air matanya menetes di Stadion New York New Jersey mengiringi pandangannya yang kosong. La Pulga, si kutu itu, seolah menyapa dengan kalimat, “saya gagal, sedih, dan akan pergi!”. (*).

brbr
BACA JUGA:  Cukur Sumpah Pemuda, Janggut Kumis Habis
brbr
br