Air Mata La Pulga

Pada perempat final 12 Juli 2026, Messi dkk menggulung Swiss 3-1. Setelah itu mengalahkan Inggris 2-1 di Stadion MetLife New York, New Jersey guna memastikan diri maju ke final menghadapi Spanyol yang mengalahkan Prancis 2-0 tanpa balas.

Kalau melihat penampilan saat melawan Inggris (yang kemudian menang 6-4 atas Prancis dalam perebutan tempat III), Argentina bakal kesulitan menghadapi Inggris. Apalagi sempat ketinggalan lebih dulu pada ment ke-55, saat A.Gordon menggetarkan jala E.Martinez.

Namun E.Fernandez berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-85. Pada masa “injury time” menit ke-90+2 L. Martinez memastikan kemenangan Argentina dan melaju ke babak final.

Air Mata

Pengamat sepak bola berbagi prediksi ketika menjelang pertandingan final Piala Dunia 2026 ini. Spanyol juga tak jelek-jelek amat melaju ke final. Mereka yang mengandalkan Spanyol melihat perjalanan tim Matador ini pada 16 besar saat menghempaskan Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan 1-0 pada tanggal 7 Juni 2026 dinihari. Kemudian mengalahkan Beldia 2-1 pada tanggal 11 Juli 2026 dinihari.

BACA JUGA:  Catatan Tercecer dari Reuni Alumni UIN Alauddin di Bima (4): Prof. Muslimin: Tak Ingin Berpanas-panasan

Orang banyak yang mengunggulkan Prancis karena ada dua bintang tim ini, Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele sebagai pemain yang harus gol.

Mbappe mencetak 10 gol plus 3 assist dan Dembele 6 gol+2 assist.
Tetapi bola bundar. Spanyol agaknya sudah mempelajari penampilan Prancis ketika mengalahkan Maroko 2-0 10 Juli 2026 dinihari Wita. De La Fuente ini menginstruksikan para pemainnya “mengunci mati” pergerakan Mbappe dan Dembele di kiri kanan dan Olise di tengah.

Siasat ini tampak benar di layar kaca. Pada babak perrtama, menit ke-22, Lamine Yamal yang bermain di sisi kanan, merangsek ke kotak penalti dan pada saat bersamaan pemain belakang Prancis melepaskan tendangan yang menghantam tubuh pemain muslim berdarah Maroko ini hingga ambruk ke tanah. M.Oyarbazal yang dipercaya sebagai eksekutor mampu menggetarkan jalan Prancis M.Maginan.

Unggul 1-0, Spanyol kian termotivasi ke final. Pada menit ke-58, satu tandukan P.Porro kembali memaksa kiper M.Maignan memungut si kulit bundari di dalam jaringnya, 2-0 untuk Spanyol yang bertahan hingga laga usai.
Melihat penampilan Argentina saat terjadi “Perang Malvinas” melawan Inggris dan keluarbiasaan Spanyol menggasak Prancis, penonton terpecah dua mendukung masing-masing finalis ini.

BACA JUGA:  Negosiasi, Harga Mati, dan Presisi (1): (Kisah Operasi Kepolisian Menyelamatkan Penculikan Bocah Asal Makassar)

Namun saya menjagokan Spanyol karena sangat maklum De La Fuente telah menganalisis habis pola permainan Argentina saat berhadapan dengan Inggris dan ketika Spanyol menundukkan Prancis 2-0.

Gol semata wayang kemenangan Spanyol memang tercipta pada tambahan menit pertandingan. F.Torres memanfaatkan bola umpan tarik tandukan N.William di samping kanan gawang Martinez pada menit ke-106, berhasil menggetarkan jala Argentina. Messi tertekan karena harus bermain dengan 10 pemain setelah E.Fernandez diusir keluar lapangan pada menit ke-90+4. Spanyol pun juara Piala Dunia kedua kalinya setelah tahun 2010.

Tidak ada pesta yang tidak usai. Begitu pun dengan Piala Dunia 2026 yang berakhir di Stadion MetLife, New York, New Jersey 20 Juli 2026 dini hari hingga pagi Waktu Indonesia Tengah itu. Presiden Donald Trump dan Presiden FIFA Giovanni Infantino muncul di lapangan. Keduanya didampingi sejumlah sosok lainnya naik ke panggung.

Seorang lelaki dengan tinggi 170 cm yang dilahirkan di Rosario de Santa Fe, Argentina 24 Juni 1987, maju menerima hadiah medali perak. Kedua presiden menyalaminya. Donald Trump sempat menyapa, tetapi entah kalimat apa yang dikatakannya. Pria empat anak bertubuh mungil yang juga dijuluki “The Greatest of All Time” (GOAT) — sebagai pengakuan sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa — menuruni panggung dengan langkah gontai. Dia berjalan menjauhi panggung dan berhenti. Ada rasa sendu yang mendalam di dalam batin La Pulga (si kutu) — yang merujuk pada posturnya yang mungil sejak kecil — ini.