News  

Bunda Pustaka SDN Borong, Makassar, Mampu Melintasi Waktu

Kepala Bidang Pengembangan Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Kota Makassar, Ahmad Hidayat, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi hal baru yang dilakukan SD Negeri Borong. Katanya, selama ini hanya dikenal Bunda Baca dan Bunda PAUD. Kali ini ada Bunda Pustaka, dari kalangan orang tua murid.

Ahmad Hidayat memuji kepala sekolah yang memiliki kepemimpinan untuk membawa sekolahnya sebagai sekolah penggerak. Indikator sekolah penggerak itu, lanjutnya, terletak pada kepala sekolahnya. Pria yang biasa disapa Pak Yayat itu, kemudian memberikan selamat kepada SD Negeri Borong yang telah menelorkan inovasi baru berkat sinergitas antara Dinas Pendidikan, Dinas Perpustakaan, Komite Sekolah, guru-guru, orang tua dan unsur masyarakat lainnya.

Hj. Hendriati Sabir mengakui bahwa kegiatan pengukuhan Bunda Pustaka, serta launching Program i-BuDi (Ini Buku Digital) dan KruCil (Kru Cilik) website sekolah sebagai bagian dari ikhtiar sekolahnya menghadapi akreditasi perpustakaan. Disampaikan pula bahwa sekolah yang dipimpinnya tengah mengikuti seleksi Sekolah Penggerak.

Upaya Hj Hendriati Sabir itu berhasil. SD Negeri Borong menjadi Sekolah Penggerak, dan Perpustakaan Gerbang Ilmu meraih Akreditasi A. Sekolah yang berada di Jalan Borong Raya Nomor 8, Kecamatan Manggala itu, juga berhasil menjadi Sekolah Adiwiyata Mandiri.

BACA JUGA:  Raih Doktor Bidang Ilmu Pendidikan, Muhammad Amran : Gelar Doktor Bukan Hanya Tentang Siapa Anda

Semua pencapaian itu ada kontribusi dan partisipasi Bunda Pustaka. Inilah bentuk kolaborasi riil antara orangtua dan sekolah, di mana orangtua menjadi salah satu pilar penting keberhasilan sekolah.

Apa yang diungkap dalam tulisan ini, hanya merupakan bagian kecil dari success story yang berhasil ditorehkan Bunda Pustaka, yang juga merupakan legacy dari Dra Hj Hendriari Sabir, M.Pd, yang memimpin SD Negeri Borong selama satu dekade. (*)