Bandung, NusantaraInsight — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh perempuan insinyur Indonesia. Assoc. Prof. Ir. Sirmayanti, S.T., M.Eng., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., akademisi dan peneliti Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP), menerima Certificate of Honorary Membership dari The ASEAN Federation of Engineering Organisations (AFEO).
Penghargaan bertanggal 22 Oktober 2026 tersebut menjadi bagian dari rangkaian Conference of the ASEAN Federation of Engineering Organisations (CAFEO 44) di Bandung, Jawa Barat.
Penghargaan ini menandai pengakuan terhadap kiprah Sirmayanti dalam komunitas keinsinyuran regional. Dalam penganugerahan AFEO Honorary Fellow & Member Award, ia tercatat bersama sejumlah tokoh penting nasional, mulai dari pimpinan lembaga negara dan perguruan tinggi hingga pemimpin perusahaan strategis nasional serta tokoh senior keinsinyuran Indonesia.
Kehadiran Sirmayanti dalam jajaran penerima penghargaan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi perempuan insinyur Indonesia. Pencapaian ini memperlihatkan bahwa perempuan dengan kompetensi di bidang teknologi dan rekayasa memiliki ruang untuk berkontribusi dalam pengembangan profesi, inovasi, dan kolaborasi keinsinyuran di tingkat ASEAN.
Sebagai akademisi dan peneliti PNUP, Sirmayanti memiliki kepakaran di bidang telekomunikasi, komunikasi nirkabel digital, perencanaan jaringan radio (Radio Network Planning), rekayasa frekuensi radio (Radio Frequency Engineering), serta pengembangan jaringan seluler 4G dan 5G. Bidang penelitiannya juga mencakup Internet of Things (IoT), Artificial Intelligence of Things (AIoT), dan Open Radio Access Network (Open RAN).
Melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, ia berkontribusi dalam pengembangan teknologi komunikasi yang adaptif dan berkelanjutan. Pengembangan jaringan telekomunikasi juga memiliki peran strategis dalam memperluas konektivitas digital dan mendukung pemerataan akses teknologi, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Kiprah tersebut menunjukkan bahwa peran perempuan insinyur tidak hanya terbatas pada kegiatan akademik, tetapi juga mencakup inovasi teknologi, kepemimpinan profesional, dan partisipasi dalam kerja sama internasional.
Penghargaan AFEO ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya perempuan yang menekuni bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika (STEM), untuk terus meningkatkan kompetensi dan mengambil peran aktif dalam pengembangan teknologi.
Bagi PNUP, pencapaian ini menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi perguruan tinggi vokasi dalam pengembangan teknologi terapan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan perluasan jejaring kerja sama internasional.
Penghargaan ini sekaligus membawa pesan bahwa perempuan Indonesia memiliki peluang untuk berkiprah dalam berbagai sektor strategis keinsinyuran, baik melalui penelitian, pendidikan, inovasi, maupun keterlibatan dalam organisasi profesi.
Melalui penghargaan Honorary Membership AFEO, Sirmayanti diharapkan dapat terus memperkuat kontribusi insinyur Indonesia dalam komunitas keinsinyuran ASEAN serta mendorong semakin luasnya partisipasi perempuan dalam pembangunan teknologi dan industri.
Berikut daftar nama lengkap penerima penghargaan AFEO Honorary Fellow & Member Award:
1. Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P.
Menteri Pertanian Republik Indonesia
2. Dr. Ir. Amalia Adininggar Widyasanti, M.T., M.Eng.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS)
3. Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si.
Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)












