Makassar, NusantaraInsight – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, melakukan peninjauan langsung ke fasilitas Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kelurahan Cambaya, Kecamatan Ujung Tanah, Rabu (19/8/2026).
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar untuk memastikan pelayanan dan ketersediaan air bersih bagi masyarakat berjalan dengan baik serta menjangkau kebutuhan warga secara optimal, terutama di tengah musim kemarau.
Melalui peninjauan lapangan tersebut, Pemkot Makassar terus mendorong peningkatan kualitas infrastruktur dan pelayanan dasar, khususnya penyediaan air minum yang aman, layak, dan berkelanjutan.
Munafri menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat Kota Makassar.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap warga Makassar memiliki akses terhadap air bersih yang memadai. Ini adalah prioritas kami dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Munafri dalam keterangan resminya.
Peran Dinas PU dalam Penyediaan Air Bersih
Kepala Dinas PU Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, yang telah kembali diamanahkan memimpin dinas tersebut sejak Juni 2025, menegaskan komitmen dinasnya dalam mendukung program penyediaan air bersih.
Dinas PU terus melaksanakan pembangunan infrastruktur SPAM di berbagai wilayah Kota Makassar sebagai bagian dari program pemerintah daerah untuk memperkuat infrastruktur dasar.
Sebelumnya, Dinas PU juga telah meresmikan SPAM Jaringan Perpipaan di Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, pada Oktober 2024, yang memberikan manfaat signifikan bagi warga yang sebelumnya mengalami kesulitan air bersih.
Pemerintah Kota Makassar melalui portal resmi Makassarkota.go.id secara konsisten melaporkan berbagai kegiatan terkait peningkatan layanan air bersih dan infrastruktur dasar.
Komitmen ini sejalan dengan visi Pemkot Makassar untuk menciptakan kota yang layak huni dengan pelayanan dasar yang merata bagi seluruh warga.
Kegiatan peninjauan SPAM ini juga menjadi bagian dari rangkaian program Pemkot Makassar dalam menjaga ketersediaan air saat musim kemarau, sekaligus memastikan bahwa infrastruktur yang telah dibangun dapat berfungsi optimal untuk melayani kebutuhan masyarakat.












