Bulukumba, NusantaraInsight — Persiapan keberangkatan kontingen Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bulukumba menuju Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran Guru (Porsenijar) PGRI Sulawesi Selatan 2026 memasuki tahap akhir. Sebanyak 3.508 orang terdiri atas atlet, pelatih, ofisial, panitia, dan penggembira dijadwalkan bertolak ke Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) pada Rabu, 1 Juli 2026.
Sekretaris PGRI Bulukumba, Drs. Muhammad Yusuf, M.Pd., mengatakan jumlah armada yang telah terdata hingga pertengahan Juni mencapai 156 unit dan masih berpeluang bertambah menjelang hari keberangkatan. “Sebanyak 55 kendaraan disiapkan untuk mengangkut atlet, pelatih, ofisial, dan panitia. Sementara 101 kendaraan lainnya digunakan oleh para penggembira atau suporter yang akan memberikan dukungan langsung kepada kontingen Bulukumba di Sidrap,” ujarnya.
Menurut Muhammad Yusuf, keberangkatan massal ini menunjukkan partisipasi aktif dan kekompakan organisasi profesi guru di Butta Panrita Lopi. Panitia terus berkoordinasi dengan pengurus cabang dan ranting di berbagai kecamatan untuk memastikan data peserta dan kesiapan armada.
Sebagian besar penggembira adalah guru dari berbagai jenjang pendidikan — TK, SD, SMP hingga SMA sederajat — yang ingin memberikan dukungan moral kepada atlet dan peserta lomba asal Bulukumba. Selain mengikuti rangkaian pembukaan, rombongan juga dijadwalkan ambil bagian dalam defile kontingen, salah satu agenda utama Porsenijar Sulsel 2026.
“Kehadiran ribuan guru dari Bulukumba ini tidak hanya untuk mendukung atlet yang bertanding, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dengan sesama anggota PGRI dari 24 kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan,” kata Muhammad Yusuf.
Target prestasi dan persiapan
Ketua PGRI Bulukumba, Hj. Hamrina Andi Muri, S.Pd., M.Si., menegaskan kontingen datang dengan target prestasi yang jelas: minimal lima medali emas dan masuk tiga besar perolehan medali. “Kami bertekad meraih minimal lima medali emas di Sidrap. Target kami jelas, Bulukumba harus masuk tiga besar perolehan medali,” tegas Hamrina.
Persiapan atlet, peserta seni, dan tim akademik telah berjalan sejak jauh hari melalui seleksi dan pembinaan berkelanjutan. Bulukumba berharap mengandalkan guru-guru milenial yang dinilai memiliki semangat kompetitif serta daya saing tinggi. Cabang andalan yang dibidik meraih emas antara lain catur, futsal, serta cabang seni dan akademik seperti inovasi media pembelajaran dan pengucapan Ikrar Guru Indonesia.
“Pemusatan latihan terus dilakukan secara intensif agar peserta mampu tampil maksimal saat berlaga di Sidrap,” tambah Hamrina.













