Keikutsertaan dalam penataran juga menjadi kesempatan bagi peserta Maros untuk bertukar pengalaman dengan pelatih dan wasit dari daerah lain di Sulawesi Selatan.
Penataran Pelatih dan Wasit PODSI se-Sulawesi Selatan 2026 sendiri menjadi bagian dari upaya Pengprov PODSI Sulsel meningkatkan kualitas tenaga teknis olahraga dayung di tingkat kabupaten dan kota.
Peserta mendapatkan materi kepelatihan dan perwasitan yang dipadukan dengan praktik selama kegiatan berlangsung.
Membangun Ekosistem Dayung
Bagi PODSI Maros, membangun prestasi tidak cukup dengan mencari atlet berbakat.
Ekosistem olahraga juga harus diperkuat, mulai dari kualitas pelatih, perangkat pertandingan, program latihan, hingga kesinambungan pembinaan.
Langkah mengirim lima peserta ke penataran tingkat Sulawesi Selatan menjadi bagian dari proses tersebut.
Peningkatan kapasitas pelatih diharapkan berdampak langsung terhadap kualitas latihan atlet. Pada saat yang sama, bertambahnya wasit yang memahami regulasi akan mendukung penyelenggaraan kompetisi dayung yang lebih baik.
PODSI Maros berharap penguatan sumber daya manusia tersebut dapat menjadi salah satu fondasi dalam mempersiapkan atlet menghadapi berbagai kompetisi.
Sebab, prestasi di arena pertandingan pada akhirnya bukan hanya hasil kerja atlet. Ada proses panjang di belakangnya, termasuk kualitas orang-orang yang melatih, membina, dan memastikan kompetisi berlangsung sesuai aturan.












