Sport  

Bachtiar Abdullah dan Edy Akbar Wakili PODSI Sinjai di Penataran PODSI Sulsel

Makassar, NusantaraInsight — Pengurus Kabupaten Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Pengkab PODSI) Sinjai mengirim dua peserta mengikuti Penataran Pelatih dan Wasit PODSI se-Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang digelar Pengurus Provinsi PODSI Sulawesi Selatan di Makassar.

Dua peserta yang mendapat tugas masing-masing Drs. Bachtiar Abdullah, SKM., M.Kes. untuk mengikuti pelatihan pelatih dan Edy Akbar, S.Pd., MM. pada penataran wasit.

Keikutsertaan keduanya tertuang dalam Surat Tugas Pengkab PODSI Sinjai Nomor 03/Pengkab/PODSI/SJ/VIII/2026 tertanggal 19 Agustus 2026.

Surat tersebut merupakan tindak lanjut undangan Pengprov PODSI Sulsel terkait pelatihan pelatih dan wasit canoeing serta Traditional Boat Race (TBR).

Penataran berlangsung pada 20-23 Agustus 2026 di Hotel Grand Sayang Park, Makassar, Sulawesi Selatan. Berdasarkan surat tugas tersebut, Bachtiar Abdullah juga tercatat sebagai Ketua Umum PODSI Kabupaten Sinjai.

Bachtiar kepada media, Jumat 21 Agustus 2026 mengatakan keikutsertaan PODSI Sinjai merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia cabang olahraga dayung, terutama tenaga pelatih dan perangkat pertandingan.

BACA JUGA:  Kualifikasi Piala Dunia Grup C Zona Asia: Indonesia Gagal Taklukkan Australia

Menurut dia, pembinaan olahraga dayung tidak cukup hanya mengandalkan potensi atlet.

Kemampuan pelatih dalam menyusun dan menerapkan program latihan serta kualitas wasit dalam memahami regulasi pertandingan turut menentukan perkembangan prestasi.

“PODSI Sinjai mengikutkan dua peserta, masing-masing untuk pelatihan pelatih dan wasit. Kami berharap pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan dalam pembinaan olahraga dayung di Kabupaten Sinjai,” kata Bachtiar.

Tingkatkan Kualitas Pembinaan Atlet Sinjai

Bachtiar menilai peningkatan kapasitas pelatih menjadi kebutuhan penting di tengah semakin ketatnya persaingan olahraga prestasi antardaerah.

Pelatih, kata dia, dituntut terus mengikuti perkembangan metode latihan dan teknik olahraga dayung. Pengetahuan tersebut diperlukan agar pembinaan atlet tidak hanya berdasarkan pengalaman, tetapi dilaksanakan melalui program yang sistematis dan terukur.

Hal serupa berlaku bagi wasit. Penguasaan aturan pertandingan diperlukan untuk mendukung penyelenggaraan kompetisi yang objektif dan profesional.

Karena itu, PODSI Sinjai memanfaatkan penataran tingkat Sulawesi Selatan tersebut sebagai kesempatan meningkatkan kapasitas SDM sekaligus membangun jejaring dengan pelatih dan wasit dari daerah lain.

BACA JUGA:  Komodo Cup 2023 Kembali Digelar

“Setelah mengikuti penataran, tentu kami berharap ada transfer pengetahuan kepada pengurus, pelatih, dan atlet di Sinjai. Jadi manfaat kegiatan tidak berhenti kepada peserta yang mengikuti pelatihan,” ujarnya.