SLBN 1 Makassar Jawara Ajang Talenta Disabilitas 2026, Gaet 12 Emas

Makassar, NusantaraInsight — Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Makassar kembali unjuk gigi setelah meraih juara umum pada Ajang Talenta Disabilitas 2026 Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan.

SLBN 1 Makassar meraih Jawara setelah mengumpulkan 12 Emas, 5 Perak dan 2 Perunggu pada ajang tahunan yang digelar selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 Mei 2026 dan memperebutkan 33 medali emas ini.

Acara yang dipusatkan di SLBN 2 Makassar ini, diikuti oleh seluruh SLB yang ada di Sulsel dan mempertandingkan 33 cabang lomba, yaitu Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 7 cabang; Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 17 cabang dan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) 9 cabang.

Raihan para siswa SLBN 1 Makassar ini, mendapatkan apresiasi yang tinggi dari Plt. Kepala UPT SLBN 1 Makassar Dr. Muhammad Nur, S.Pd.,M.Pd.

“Tentu apresiasi dan terimakasih, saya ucapkan buat Ketua kontingen SLBN 1 Makassar, pak Andi Hamjan S.Pd, M.Pd yang telah bekerja keras bersama para tenaga pendidik lainnya sehingga meraih hasil yang maksimal seperti ini,” ucap M. Nur yang akrab disapa Yuyu ini.

BACA JUGA:  Mahasiswa KKNT Literasi Unhas Gelombang 114 Dorong Gerakan Bersama Budaya Membaca

Peraih predikat Cumlaude pada jenjang Doktoral (S3) di UNM ini juga menerangkan bahwa Ajang Talenta Disabilitas bukan hanya ajang seleksi bakat semata namun lebih dari yaitu sebagai ajang silaturahmi dan juga mendidik kemandirian bagi siswa berkebutuhan khusus.

“Tujuan utama Ajang Talenta Disabilitas 2026 Disdik Sulsel ini adalah ajang memberdayakan dan mewadahi siswa disabilitas agar dapat mengembangkan minat serta bakat mereka secara optimal. Jadi bukan olahraga atau seni semata, namun kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan rasa percaya diri, semangat berprestasi, dan membangun jiwa sportivitas tanpa memandang keterbatasan fisik, intelektual, mental, maupun sensorik,” ulasnya saat diwawancarai, Sabtu (23/5/2026).

“Adapun sasaran utama Ajang Talenta Disabilitas ini adalah para peserta didik berkebutuhan khusus dari jenjang SDLB, SMPLB, SMALB, hingga pendidikan inklusif. Ajang ini juga dapat mengembangkan potensi dan kemandirian siswa agar menjadi individu yang profesional, mandiri, berprestasi di tingkat nasional maupun internasional, serta mampu bersaing di dunia kerja,” tambahnya.

“Sekali lagi kami ucapkan terimakasih dan apresiasi kepada para guru, orangtua siswa dan juga anak-anak kami tercinta yang berhasil menunjukkan talenta mereka. Semoga ke depan SLBN 1 dapat berprestasi lebih baik lagi, baik di sekolah maupun juga persiapan dunia kerja bagi siswa kami,” pungkasnya.