Maros, NusantaraInsight — Bupati Maros Dr. H.A.S Chaidir Syam, S.IP., M.H menyatakan kesiapan menerima sekaligus melepas ratusan anggota Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Seluruh Indonesia (ADPERTISI) yang akan melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Nasional di sejumlah desa di Kabupaten Maros.
Hal tersebut disampaikan saat menerima jajaran pengurus ADPERTISI dalam agenda silaturrahim di ruang kerja Bupati Maros, Kamis (21/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut hadir Koordinator Ketua Presidium ADPERTISI Dr. Buyung Romadhoni, SE, M.Si, Sekretaris Jenderal Ibrahim, SE, M.Si.Ak.CA, Direktur Eksekutif Bidang Kerjasama Dr. H. Yusriadi Hala, SE, M.Si, serta anggota Majelis Penasehat dan Humas Dr. Muhammad Yahya, M.Si.
Bupati Maros Dr. H.A.S Chaidir Syam, S.IP., M.H menyampaikan apresiasi atas konsistensi ADPERTISI melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di wilayah Kabupaten Maros. Ia pun menyatakan kesiapannya untuk menerima dan melepas langsung para peserta PKM Nasional.
“Insya Allah kami siap menerima dan melepas para dosen ADPERTISI yang akan melaksanakan PKM Nasional di desa-desa di Maros,” ujar Dr. H.A.S Chaidir Syam, S.IP., M.H.
Pada kesempatan itu, Bupati menetapkan Selasa, 30 Juni 2026 sebagai waktu penerimaan dan pelepasan peserta PKM Nasional ADPERTISI, dengan menyesuaikan agenda pemerintah daerah yang cukup padat.
Koordinator Ketua Presidium ADPERTISI Dr. Buyung Romadhoni, SE, M.Si mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat Pemerintah Kabupaten Maros serta dukungan terhadap pelaksanaan PKM Nasional tersebut.
Menurutnya, kegiatan PKM Nasional ADPERTISI di Maros tahun 2026 menjadi pelaksanaan ketiga. Sebelumnya kegiatan serupa pernah dilaksanakan pada masa pandemi Covid-19, tepatnya Rabu, 4 Agustus 2021, kemudian kembali digelar pada 13 Juli 2024.
“Maros menjadi salah satu daerah yang sangat responsif terhadap kegiatan pengabdian masyarakat dari kalangan perguruan tinggi swasta,” kata Dr. Buyung Romadhoni, SE, M.Si.
Ia menambahkan, selain di Maros, kegiatan PKM Nasional ADPERTISI juga telah dilaksanakan di sejumlah daerah lain, seperti Kabupaten Pangkep, Gowa, Takalar dan Kota Makassar.
Peserta PKM Nasional berasal dari berbagai perguruan tinggi swasta di seluruh Indonesia. Pada pelaksanaan sebelumnya jumlah peserta mencapai sekitar 260 dosen yang turun langsung memberikan pendampingan dan pemberdayaan masyarakat desa sesuai bidang keilmuan masing-masing.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal ADPERTISI Ibrahim, SE, M.Si.Ak.CA menjelaskan, saat ini ADPERTISI memiliki 2.831 dosen anggota yang berasal dari 697 perguruan tinggi swasta yang tersebar mulai dari Aceh hingga Papua.













