Wiah, Si Bunga Desa

Kata-kata suaminya ibarat petir di siang bolong. Wiah tak pernah membayangkan, hidupnya akan semakin jauh ….. semakin jauh dari kampung halamannya….

brbr
BACA JUGA:  Saat Menikmati Green Tea dan Bunga, Syahril Patakaki Sodorkan Butta Passolongang Ceratta
brbr
br