Jenis pesawat yang digunakan dalam misi persaudaraan itu, kemungkinan adalah Douglas C-47 Dakota. Pesawat jenis ini jadi andalan transportasi udara di Indonesia Timur, pasca Perang Dunia II, karena bisa mendarat di lapangan sederhana. Di badan pesawat ada tulisan DK-DRW, ini merupakan kode registrasi/pendaftaran pesawat. Kode DK menunjukkan bahwa pesawat itu terdaftar di Hindia Belanda/NIT.
Di bagian ekor pesawat kelihatan ada garis-garis yang menjadi ciri livery pesawat KLM/Dakota, pada tahun 1940-an. Setelah Konferensi Meja Bundar (KMB), kode DK berganti menjadi PK untuk Indonesia. Sedangkan DRW adalah semacam kode unik dan spesifik untuk pesawat itu sendiri, mirip plat nomor kendaraan bermotor.
Suasana penjemputan delegasi Goodwill Missie Parlemen NIT di Pangkalan Udara Maguwo, Djokjakarta, 18 Februari 1948, ikut pula dipajang dalam pameran foto hari itu. Tampak bagaimana Ajoeba Wartabone memegang topi, dengan pakaian rapi lengan panjang, dan berdasi. Ia membawa tas berkelas untuk dokumen penting dengan name tag yang dicantol pada gagang tasnya.
Foto Ajoeba Wartabone bersalaman dengan Presiden RI, Ir. Soekarno, boleh dikata sebagai focal point di antara semua fotonya. Ada rasa hormat dan kekaguman kepada sang proklamator kemerdekaan RI, saat ia dengan hangat menerima jabatan tangan Bung Karno. Saat bersalaman, Arnold Wowonutu, sebagai pimpinan delegasi memperhatikan momen bersejarah tersebut.
Sebagai delegasi resmi Goodwill Missie Parlemen NIT, Ajoeba Wartabone dan rombongan, disambut dalam upacara penerimaan oleh Presiden RI, Ir Soekarno, dan Wapres Moehammad Hatta di Istana Kepresidenan, Djokjakarta, 18 Februari 1948. Dalam penerimaan dan resepsi Goodwill Missie Parlemen NIT di Istana Kepresidenan di Djokjakarta, 18 Februari 1948, posisi duduk Ajoeba Wartabone di sudut depan sebelah kiri dekat pintu sejajar dengan Bung Karno, Bung Hatta, dan Arnold Wowonutu.
Saya berhenti di depan foto yang memperlihatkan Ajoeba Wartabone dan delegasi Goodwill Missie Parlemen NIT dalam acara penyambutan di Kepatihan Djokjakarta. Ada pula fotonya bersama delegasi Goodwill Missie, Presiden Soekarno dan Wapres Moehammad Hatta di Istana Kepresidenan di Djokjakarta. Pada foto berbeda, tampak rombongan Goodwill Missie bersama Presiden Soekarno, Wapres Moehammad Hatta, Ki Hadjar Dewantara, dan petinggi Republik Indonesia di Gedung Negara—sebutan lain Istana Kepresidenan di Djokjakarta.
Ajoeba Wartabone berdiri mengenakan jas dan berdasi bersama Wapres Moehammad Hatta, Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Arnold Wononutu. Mereka berdiri menyaksikan gelar pasukan yang berbaris sambil memanggul senjata.













