Pangkep, NusantaraInsight — Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) meluncurkan program kerja inovatif berupa pembuatan dan edukasi penggunaan alat pembakaran sampah minim asap (rocket stove) di Kelurahan Bontomate’ne, Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).
Inisiatif itu dipelopori oleh Laura Balqis Mokodompit, mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Unhas. Menurut Laura, inovasi rocket stove dirancang untuk mengatasi praktik pembakaran sampah rumah tangga secara konvensional yang menghasilkan asap tebal dan berisiko mencemari udara serta mengganggu kesehatan pernapasan warga.
“Melalui efisiensi aliran udara, suhu di dalam ruang bakar bisa mencapai titik optimal sehingga material sampah terbakar habis dengan sisa emisi asap yang sangat minim. Selain lebih ramah lingkungan, alat ini juga dapat dibuat menggunakan bahan-bahan yang terjangkau dan mudah didapatkan oleh masyarakat lokal,” kata Laura saat pelaksanaan sosialisasi dan pembuatan rocket stove di area Kantor Kelurahan Bontomate’ne.
Program kerja mahasiswa KKN tersebut meliputi sosialisasi kesehatan lingkungan, demonstrasi pembuatan unit rocket stove, serta pelatihan penggunaan dan perawatan alat bagi warga setempat. Desain kompor yang memiliki leher berbentuk “L” memanfaatkan prinsip termodinamika dan aliran udara sehingga pembakaran berlangsung lebih sempurna dan efisien.
Salah seorang warga, Siti Aminah (42), menyambut baik kegiatan tersebut. “Sebelumnya warga sering membakar sampah di pekarangan dan asapnya mengganggu. Dengan alat ini, kami berharap bisa mengurangi polusi udara dan menjaga kesehatan keluarga,” ujarnya.
Lurah Bontomate’ne, Muhammad Arsyad, menyatakan dukungan terhadap program tersebut dan berharap inovasi mahasiswa bisa menjadi solusi skala kecil yang dapat direplikasi di RT dan RW lain. “Inisiatif seperti ini penting karena selain mengurangi polusi lokal, juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab,” kata Arsyad.
Panitia KKN Unhas menyebutkan tujuan jangka pendek program adalah menurunkan praktik pembakaran sampah terbuka serta meningkatkan pengetahuan warga mengenai alternatif pengelolaan sampah. Untuk jangka panjang, mereka berharap tercipta perubahan perilaku pengelolaan sampah dan inisiatif serupa dapat diadopsi oleh komunitas lain di Pangkep.
Program kerja ini menjadi bukti kontribusi nyata mahasiswa Unhas dalam menerapkan ilmu teknik sipil untuk menjawab persoalan lingkungan di masyarakat. Tim KKN berencana mendokumentasikan proses pembuatan dan hasil uji emisi untuk bahan sosialisasi lebih luas serta mengevaluasi efektivitas penggunaan rocket stove selama beberapa bulan ke depan.


br
br
br






br
br






br