SD Negeri Borong Makassar Rangkaikan Penerimaan Rapor dan Peringatan Hari Ibu 2024

Momen penerimaan rapor ini, digunakan kepala sekolah untuk juga berbagi inspirasi. Dikatakan, saat penerimaan rapor, kita bukan cuma mengucapkan terima kasih tapi juga bersyukur. Bahwa rampung lagi satu proses yang dilewati anak kita.

Muhammad Agus yang masih tercatat sebagai guru PJOK di SD Negeri Pongtiku 1 itu menekankan pentingnya komunikasi efektif dan saling menghormati, antara guru dan orangtua. Katanya, perlu komunikasi secara terbuka antara guru dan orangtua demi kemajuan pendidikan anaknya. Kerjasama dan kolaborasi diperlukan jika ingin pendidikan dan sekolah maju.

Kepada orangtua, Muhammad Agus meminta agar mereka memahami kemampuan akademik anaknya. Orangtua mesti mengetahui pelajaran apa yang anaknya senangi. Bila perlu berkonsultasi dengan guru, apa yang bisa dilakukan untuk kemajuan anak didiknya.

“Saya mengimpikam, anak-anak kita masuk ke sekolah dengan bahagia dan meninggalkan sekolah juga dengan suasana hati yang bahagia,” harapnya.

Sebagai rangkaian dari Hari Ibu yang biasa diperingati setiap tanggal 22 Desember, Ketua Bunda Pustaka, Mulyati Husain, tampil menyampaikan keberadaan komunitasnya yang merupakan program inovasi sekolah itu.

BACA JUGA:  English Camp 2026: “Vocational English in Action” Dilangsungkan di Gowa, 71 Peserta Ikut

Bunda Syafa, begitu Mulyati Husain akrab disapa, mengaku banyak manfaat yang dirasakan. Bukan cuma bagi dirinya dan ibu-ibu yang tergabung dalam Bunda Pustaka, tapi juga bagi anak-anak, dan sekolah.

“Banyak manfaat bisa didapat, terutama bagi anak-anak kita,” ajak Bunda Syafa.

Karena itu dia mengajak orangtua berpartisipasi dan berkolaborasi, demi keberlanjutan organisasi dalam mendukung program-program sekolah. Salah satunya, yakni berkaitan dengan Program Gerakan Literasi Sekolah.

Sedianya, kegiatan ini diadakan selama 3 hari, mulai Rabu-Jumat (18-20 Desember 2024). Makanya dinamakan Festival Hari Ibu, yang dimotori Bunda Pustaka. Namun karena kondisi cuaca tidak mendukung, dilakukan hanya sehari.

Dalam kegiatan yang dipandu Annisah Arsyad itu, selain orangtua siswa dan guru, juga hadir pengurus Bunda Pustaka, dan pegiat Sekolah Ramah Anak, Rusdin Tompo. (*)