MENDENGAR JOKOWI DI BOCOR ALUS POLITIK TEMPO

Harry Truman meminta bantuan Herbert Hoover. John Kennedy mencari nasihat Dwight Eisenhower setelah kegagalan Bay of Pigs. Rivalitas dapat berubah menjadi kerja sama.

George H.W. Bush dan Bill Clinton bahkan kemudian bekerja bersama menggalang bantuan kemanusiaan. Mantan rival dapat menemukan persaudaraan setelah kompetisi politik selesai.

Gibbs dan Duffy menyebut dunia itu dibentuk oleh tiga unsur: kerja sama, kompetisi, dan penghiburan. Mantan presiden tetap menjadi aktor sejarah setelah meninggalkan kantor.

Tetapi justru karena pengaruhnya masih besar, hubungan itu membutuhkan kebijaksanaan. Mantan presiden dapat menjadi penasihat berharga, tetapi juga berpotensi menjadi bayangan mengganggu.

Buku ini memberi pelajaran penting bagi hubungan Jokowi dan Prabowo: kedekatan tidak selalu berarti intervensi, sementara jarak tidak selalu berarti permusuhan.

-000-

Saya kembali kepada satu kalimat Jokowi: kekuasaan yang baik harus dekat dan mendekat kepada realitas kehidupan rakyat sehari-hari.

Bagi saya, kalimat itu juga dapat digunakan untuk menilai perjalanan Jokowi sendiri setelah meninggalkan Istana dan memilih tetap berada dalam kehidupan politik.

BACA JUGA:  KHOTBAH FILSAFAT HIDUP LEWAT LAGU

Jika PSI membuat politik semakin dekat kepada rakyat, kontribusi itu bermakna. Jika pengalaman Jokowi memperkaya demokrasi, kehidupan setelah kekuasaan memperoleh alasan moralnya.

Tetapi sejarah akan menilai lebih keras apabila pengaruh tersebut akhirnya hanya memperpanjang kekuasaan keluarga atau menciptakan matahari kedua di luar pemerintahan resmi.

Pada akhirnya, jabatan hanyalah satu episode. Bahkan sepuluh tahun menjadi presiden tetap merupakan bagian kecil dari keseluruhan perjalanan seorang manusia.

Yang jauh lebih panjang adalah gema setelahnya: institusi yang ditinggalkan, manusia yang dibantu, teladan yang diwariskan, serta ingatan yang menetap dalam masyarakat.

Jokowi kini memasuki babak itu. Ia tidak lagi mempunyai Istana, tetapi masih mempunyai sesuatu yang mungkin lebih menentukan: pilihan mengenai warisannya sendiri.

Pada akhirnya, warisan seorang presiden tidak hanya ditentukan oleh berapa lama ia berkuasa, tetapi oleh untuk siapa pengaruhnya digunakan setelah kekuasaan itu berakhir.***

Jakarta, 28 Agustus 2026

REFERENSI

Jared Cohen. Life After Power: Seven Presidents and Their Search for Purpose Beyond the White House. Simon & Schuster, 2024.

BACA JUGA:  Catatan dari Gustal (1): Berwisata Laut Sembari Bernostalgia

Nancy Gibbs dan Michael Duffy. The Presidents Club: Inside the World’s Most Exclusive Fraternity. Simon & Schuster, 2012.

-000-

Ratusan esai Denny JA mengenai filsafat hidup, political economy, sastra, agama dan spiritualitas, minyak dan energi, politik demokrasi, sejarah, positive psychology, catatan perjalanan, serta ulasan buku, film, dan lagu dapat dibaca di Facebook Denny JA’s World.