Secara keseluruhan, pemandangan pagi ini di Tamalate dengan berbagai baliho dan tagline yang beragam memperlihatkan dinamika politik yang hidup di Kota Makassar. Di tengah persaingan ini, tagline “Makassar Apa Kabar” milik Amri Arsyid memberikan sentuhan yang berbeda, menyiratkan kepedulian dan keinginan untuk mendengarkan rakyat. Apapun hasil akhirnya, kampanye ini telah memberikan warna tersendiri pada perjalanan politik kota Makassar.
Literasi Tagline Calon Walikota Makassar
Rekomendasi untuk kamu

Oleh: Moh Haekal Rumaday (Mahasiswa UIN Alauddin Makassar) Makassar, NusantaraInsight — Menyelesaikan studi di perguruan tinggi adalah impian sekaligus tantangan besar bagi setiap mahasiswa, terutama ketika memasuki fase akhir penyusunan…

Sejarah Islam tidak hanya mencatat orang-orang yang mencintai, membela, dan menyebarkan ajaran Rasulullah. Sejarah juga mencatat orang-orang yang menolak, menghina, memfitnah, bahkan berusaha menghancurkan dakwah Islam. Fenomena tersebut bukan sesuatu…

Teaching and cultural leadership Education and community work have been constant in Ishakim’s life. Since 1993 he has taught extracurricular art in schools across Makassar, from kindergartens to IAIN Alauddin,…

Pengurus LAPAKKSS Sulsel: yang merupakan wadah untuk menghidupkan diskusi, bedah buku, dan gerakan literasi di Sulsel, utamanya budaya lokal Makassar. Pengurus DPP Ikatan Penulis Muslim Indonesia (IPMI): menunjukkan keterlibatan pada…

Dari pintu depan dan pintu tengah bermunculan ibu-ibu. Ada yang membawa kue. Ada yang dengan tepuk tangan khas perayaan ulang tahun. Lalu terdengar nyanyian yang sangat akrab. “Selamat ulang tahun…”…







