Dejavu, “Tuhan di Bilik Suara”

Sebagaimana buku yang diniatkan ditulis sebagai pembelajaran, saya mencatat bahwa keterpilihan seseorang dalam pemilu, terutama incumbent, ada beberapa sebab. Pertama, komunikasi politik yang terus merawat silaturahmi. Kedua, membangun dan mengembangkan networking. Ketiga, merawat konstituen. Keempat, adanya tim kerja yang meski kecil tapi efektif. Kelima, dukungan dan keluarga. Keenam, pilihan partai. Ketujuh, visi politik sang kandidat.

Dari judul buku yang juga jadi judul tulisan ini, saya percaya bahwa masih banyak politisi yang istiqamah menjalankan politik profetik. Politik kenabian ini memiliki 4 sifat. Yakni Amanah (tanggung jawab), Siddiq (dapat dipercaya), fathonah (cerdas), dan tabligh (penyampai). Wallahu Alam Bis Sawab. (*)

BACA JUGA:  Miris! Kasus Bullying Kembali Terjadi di Lingkungan Satuan Pendidikan