Pemkot Makassar Tepis Isu Anggaran Rp10 Miliar untuk Makan Minum Wali Kota

“Perwali ini nantinya akan menjadi acuan, termasuk untuk menentukan kegiatan mana yang dapat difasilitasi dan mana yang tidak, sehingga lebih transparan dan akuntabel,” tukasnya.

Sedangkan, Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Makassar, Firnandar Sabara, menjelaskan bahwa kode rekening yang ditampilkan dalam selebaran yang beredar di media sosial bukan merupakan anggaran konsumsi pribadi Wali Kota, melainkan belanja jamuan makan dan minum tamu pimpinan.

“Kode rekening yang beredar di media sosial itu adalah untuk jamuan makan minum tamu pimpinan. Bukan rekening makan minum Wali Kota seperti yang ditafsirkan dalam narasi yang beredar,” jelas Firnandar.

Dia menegaskan, terdapat kekeliruan dalam pemahaman disebarkan akun medsos, dimana terhadap kode rekening yang dicantumkan oleh akun-akun tersebut, yang kemudian dipelintir seolah-olah merupakan anggaran konsumsi pribadi Wali Kota, padahal itu tdk benar.

Menurutnya, anggaran tersebut digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan resmi pemerintah, termasuk jamuan tamu dalam agenda kedinasan berskala besar, seperti pertemuan, audiensi, hingga kegiatan pemerintahan yang melibatkan berbagai unsur.

BACA JUGA:  TP PKK Kota Makassar Gelar Kajian Islam, Hadirkan Ustadzah Dewi Yull

“Itu adalah jamuan tamu untuk kegiatan-kegiatan resmi dan skala besar, bukan untuk konsumsi pribadi Wali Kota. Jadi tidak tepat jika disebut sebagai anggaran makan minum Wali Kota,” tegasnya.

Firnandar juga menjelaskan bahwa realisasi penggunaan anggaran tersebut bersifat dinamis, tergantung pada jumlah dan jenis kegiatan pemerintahan yang berlangsung sepanjang tahun anggaran berjalan.

“Realisasinya mengikuti kebutuhan kegiatan dalam satu tahun anggaran. Tidak serta-merta seluruh nilai yang tercantum digunakan sekaligus,” tambahnya.

Dia menambahkan, kekeliruan yang beredar di media sosial terjadi karena adanya pemotongan informasi dari kode rekening tanpa penjelasan konteks yang utuh, sehingga menimbulkan kesan yang menyesatkan publik.

“Yang dipublikasikan itu hanya potongan kode rekening, lalu dipelintir seolah-olah itu anggaran makan minum Wali Kota. Padahal konteksnya berbeda,” tutup dia.

Diketahui, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi, dikenal sebagai sosok yang sangat teliti dan berhati-hati dalam setiap pengambilan kebijakan.

Dia tidak hanya menaruh perhatian pada aspek regulasi dalam penyusunan program, tetapi juga memastikan setiap anggaran yang dikeluarkan memiliki dasar yang jelas, terukur, serta tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA:  Danny Pomanto Launching Jappa Rong

Dalam kesehariannya, Appi juga menunjukkan gaya kepemimpinan yang sederhana dan jauh dari kesan berlebihan. Ia dikenal enggan menggunakan fasilitas mewah yang melekat pada jabatan.