Dalam mendukung pengembangan kawasan, Perumda Terminal Makassar Metro juga membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta di sektor transportasi.
“Termasuk rencana penyediaan pool layanan angkutan berbasis aplikasi di dalam terminal guna meningkatkan aktivitas dan daya tarik kawasan,” terangnya.
Selanjutnya, salah satu fokus utama diarahkan pada pengembangan Terminal Toddopuli menjadi ruang publik yang lebih fungsional dan bernilai bagi masyarakat.
Elber Maqbul, mengungkapkan bahwa penataan Terminal Toddopuli akan disesuaikan dengan rencana tata ruang serta arahan Wali Kota Makassar.
Konsep yang disiapkan yakni pengembangan kawasan menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang dilengkapi berbagai fasilitas publik, seperti jogging track, area parkir, hingga zona usaha berbasis tenan yang tertata rapi.
“Rencana, terminal Toddopuli ini rencananya akan kita arahkan menjadi Ruang Terbuka Hijau,” bebernya.
“Fungsinya tidak hanya untuk estetika, tetapi juga bisa dimanfaatkan sebagai area olahraga, jogging track, parkir, dan ruang usaha yang tertata,” sambung Elber.
Dia menambahkan, konsep penataan yang diusung akan mengedepankan kenyamanan dan keteraturan, dengan menghadirkan kawasan yang representatif dan terintegrasi.
Desain awal pengembangan kawasan pun telah disiapkan dan saat ini tinggal menunggu arahan lanjutan dari Wali Kota Makassar untuk tahap implementasi.
“Gambar dan konsep sudah ada, kami tinggal menunggu instruksi lebih lanjut untuk pelaksanaan. Ini bagian dari program besar pembenahan terminal,” jelasnya.
Dari sisi luasan, kawasan Terminal Toddopuli memiliki area sekitar 9.600 meter persegi atau hampir satu hektare.
Namun demikian, terdapat potensi pengembangan hingga mencapai kurang lebih 1,6 hektare melalui kolaborasi dengan Perumnas yang memiliki lahan tambahan di sekitar lokasi.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas cakupan Ruang Terbuka Hijau sekaligus meningkatkan kualitas fasilitas publik yang tersedia bagi masyarakat.
“Kalau lahan dari Perumnas bisa kita kolaborasikan, maka kawasan ini akan semakin luas dan optimal untuk pelayanan masyarakat, khususnya untuk aktivitas olahraga dan ruang terbuka,” tegansya.
Penataan Terminal Toddopuli sendiri telah mulai diancang sejak Oktober 2025, seiring dengan instruksi Wali Kota Makassar untuk melakukan revitalisasi kawasan.
Sebagai bagian dari persiapan, pengelolaan kios yang sebelumnya kurang tertata juga telah disesuaikan guna mendukung proses penataan ke depan.
Lebih lanjut, Elber menyampaikan bahwa tahun 2026 menjadi momentum pembenahan menyeluruh untuk seluruh terminal yang dikelola Perumda Terminal Makassar Metro.













