Karena itu, LKBH PB PGRI mengimbau seluruh pengurus daerah agar tetap
berpegang pada struktur organisasi yang sah, AD/ART PGRI, keputusan PB PGRI, serta putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.
Kami juga mengingatkan bahwa klaim hukum yang tidak utuh, apalagi yang hanya bersandar pada putusan yang belum final, tidak boleh dijadikan alat untuk menekan, membingungkan, atau memecah belah anggota PGRI.
Kepada seluruh guru, anggota PGRI, dan pengurus di seluruh Indonesia, kami ingin menyampaikan:
Jangan goyah oleh klaim “menang telak” yang belum final. Jangan gentar oleh narasi yang seolah-olah PGRI telah kalah. Jangan takut menghadapi upaya pengambilalihan organisasi yang tidak berdiri di atas dasar hukum yang final.
PGRI berdiri bukan karena klaim satu kelompok. PGRI berdiri karena sejarah panjang perjuangan guru Indonesia. PGRI berdiri karena solidaritas anggota. PGRI berdiri karena AD/ART, ketertiban organisasi, dan hukum.
PGRI bukan milik kelompok yang paling keras berteriak. PGRI adalah rumah besar guru Indonesia.Selama kita memegang kebenaran hukum, tertib organisasi, dan solidaritas anggota, tidak ada upaya pembegalan organisasi yang dapat menggoyahkan PGRI.
Kami menyerukan kepada seluruh pengurus daerah: Tetap solid. Tetap tertib. Tetap satu komando hukum. Tetap layani anggota. Tetap jaga marwah guru Indonesia.
Sebagai penutup, PB PGRI menegaskan kembali sikap resmi organisasi:
Satu, PB PGRI menghormati seluruh proses hukum.
Dua, PB PGRI berpegang pada putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum
Tiga, Putusan Nomor 66/B/TF/2026/PTTUN JKT belum final karena masih dalam proses kasasi.
Empat, klaim kemenangan telak dan klaim sah mutlak dari TS harus ditolak karen hanya bertumpu pada putusan yang belum inkracht
Lima, seluruh pengurus dan anggota PGRI diminta tetap solid, tidak terprovokasi, melindungi aset organisasi, menjaga arsip, menjaga administrasi, dan terus menjalankan pelayanan kepada guru.
Kami percaya bahwa kebenaran hukum, ketertiban organisasi, dan persatu anggota akan menjadi benteng utama PGRI.
Demikian pernyataan resmi ini kami sampaikan.
Hidup guru.
Hidup PGRI.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.













