Makassar, NusantaraInsight — Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama terus dilakukan Komunitas Anak Pelangi (K-apel) bersama Azka Salon Muslimah Makassar. Kali ini, kedua pihak kembali berkolaborasi dalam program berbagi mukena kepada para muallaf, Rabu, 2/8/2026.
Program tersebut menjadi bagian dari gerakan sosial dan kemanusiaan yang selama ini dilakukan K-apel bersama para sahabat K-apel. Bantuan mukena diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk dukungan bagi para muallaf dalam menjalankan ibadah sekaligus menghadirkan kebahagiaan dan rasa kepedulian di tengah masyarakat.
Founder K-apel, Rahman Rumaday, mengatakan bahwa program berbagi cinta yang dilakukan bersama para para sahabat K-apel tidak hanya menyasar masyarakat yang berada di wilayah perkotaan.
“Program berbagi cinta ini tidak dilakukan di wilayah Kota Makassar saja. Kami berusaha menjangkau saudara-saudara kita hingga ke pulau-pulau dan daerah pegunungan di Maros dan Gowa,” kata Founder K-apel itu.
Menurutnya, berbagi bukan sebatas memberikan sesuatu kepada orang lain, tetapi juga menjadi cara untuk membangun hubungan kemanusiaan dan menghadirkan kepedulian di tengah masyarakat.
Ia menambahkan, perhatian terhadap para muallaf menjadi salah satu bagian penting dalam gerakan sosial K-apel. Sebab, mereka tidak hanya membutuhkan pendampingan dalam aspek keagamaan, tetapi juga membutuhkan dukungan sosial dari lingkungan sekitarnya.
“Bagi kami, berbagi cinta adalah tentang menghadirkan rasa bahwa tidak ada yang berjalan sendirian. Ada kepedulian, ada persaudaraan, dan ada orang-orang yang ingin membersamai,” ujarnya.
*Azka Salon Muslimah Konsisten Berkolaborasi*
Sementara itu, Owner Azka Salon Muslimah Makassar, Mayangsari, dikenal terus membangun kolaborasi bersama K-apel dalam berbagai kegiatan sosial maupun kemanusiaan.
Kolaborasi tersebut tidak hanya diwujudkan dalam bentuk pemberian mukena untuk para muallaf, tetapi juga dalam berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat.
Mayangsari mengatakan bahwa keterlibatan dalam kegiatan sosial merupakan bentuk kepedulian yang dilakukan secara pribadi maupun melalui kolaborasi bersama K-apel.
“Berbagi itu tidak harus menunggu kita memiliki banyak. Apa yang kita punya dan bisa kita bagikan, mudah-mudahan dapat memberikan manfaat bagi orang lain,” ungkap Mayangsari.
Ia berharap kolaborasi dengan K-apel dapat terus berjalan dan semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari gerakan sosial tersebut.
“Dari berbagi cinta, tumbuh kepedulian. Dari kepedulian, lahir kemanusiaan.”

br
br






br





