Kapendam XIV Hasanuddin: PR Luar Biasa

Kapendam XIV Hasanuddin
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XIV Hasanuddin Letkol Arm. Gatot Awan Febrianto bersama Alumni Harian Pedoman Rakyat.

Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar, Ismawaty Nur, ST, M.Si., Ph.D. mewakili Wali Kota Makassar menyampaikan, bahwa di Makassar banyak sekali media online dan Pemkot Makassar ingin merangkul semuanya karena kerja-kerja pemerintah tidak akan pernah “booming” (meledak atau terberitakan) jika tidak dimediakan. Peran media ada di depan instansi Dinas Komunikasi dan Informasi dalam membentuk “framing” (pembingkaian) positif terhadap pemerintah.

“Saya tidak ingin media itu hanya ikut saja karena hanya ingin mendapat ‘kue’ dari pemerintah. Media juga harus mengkritik apa yang dilakukan oleh pemerintah jika memang perlu dikoreksi. Jadi, kita harus kembali pada harkat dan martabat media dan ini menjadi bagian kritik sosial. Sebab, kalau tidak ada yang kritik bisa bahaya, dikira pemerintah itu sudah bagus bekerja, padahal tidak ada yang sempurna. Itu kami sangat percaya. Oleh sebab itu, kami menganggap media adalah mitra, ” kata Ismawaty Nur panjang lebar.

Ismawaty Nur merespon positif tentang ajakan kerja sama yang ditawarkan PWI dan Pedoman Rakyat dalam kaitannya peningkatan kapasitas (capacity building).

BACA JUGA:  Aliyah Hadiri Selangor Tourism Industry Awards 2025 sebagai Tamu Kehormatan

Benny Manuhua, yang jauh-jauh dari Bandung sangat berbangga bisa hadir pada peringatan HUT ke-78 Harian Pedoman Rakyat. Sebenarnya, kata Benny, tahun-tahun kemarin ada kerinduan, namun dengan jarak yang tidak memungkinkan, hari ini (3/3/2025) bisa berkumpul bersama, setelah tahun sebelumnya rencana Tuhan juga ada.

“Sekembali dari gereja bertemu dengan teman-teman, sekaligus terpanggil untuk hadir berkumpul di sini dan berharap semoga tahun depan kita bisa lebih bagus,” ujar Benny Manuhua.

Benny mengungkapkan, pernah bercita-cita dan belum pernah disampaikan kepada teman-teman yang sering berkomunikasi. Satu kali ada saatnya dia ingin tepat 1 Maret , kita (Pedoman Rakyat) tampil satu hari saja dalam bentuk surat kabar. Entah itu 1.000 eksemplar, 2.000 eksemplar.

“Saya berharap pada ulang tahun ke-80 mudah-mudahan kita semua Panjang umur, bisa melakukan rencana itu, satu hari saja, pas 1 Maret. Semoga bisa terealisasi dengan cara bagamana pun kita akan buat, sepanjang ada kebersamaan,“ ujar Benny dalam acara yang dihadiri mantan Ketua PWI Pangkep Drs.H.Bisman, M.Si yang kini menjadi Penasihat PWI Pangkep.

BACA JUGA:  Lepas Rindu di Momen Anniversary SMANSA Makassar, Alumni IPA9-10 Angkatan 82 Reuni di CPI

Usai Benny memberikan kesan, Ir. Manaf Rahman, Ketua Bidang Organisasi PWI Sulsel yang juga alumnus PR mengatakan, mengharapkan kerja sama dengan Dinas Kominfo Kota Makassar dapat bekerja sama dengan PWI Sulsel untuk peningkatan kualitas dan kapasitas wartawan. Kebetulan juga selama ini PWI Sulsel sudah kerap bekerja sama dengan berbagai instansi dalam kegiatan peningkatan kapasitas. Termasuk berkaitan dengan uji kompetensi wartawan (UKW).

Manaf mengatakan, suatu hal yang sangat dibanggakan dengan alumni PR di mana pun berada selalu mencari sesame alumni. Jadi ada acara Hari Pers Nasional (HPN) selalu bertemu alumni, baik yang di Jakarta maupun di tempat lain karena alumni PR tersebar di mana-mana.

“Dan kapasitas dan kualitasnya cukup dibanggakan. Inilah yang membuat kita selalu dekat dengan teman-teman yakni pada setiap 1 Maret itu dijadikan momentum untuk bersilaturahim sesama alumni,” imbuh Manaf.

Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) PR Dr.H.M.Dahlan Abubakar, M.Hum mengatakan, pada peringatan HUT PR kali ini bersyukur karena salah seorang putra ahli waris PR, yakni Benny Manuhua sempat membersamai alumni PR hadir mengenang 78 tahun usia PR.

BACA JUGA:  Kanwil Kemenkum Gorontalo Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Keuangan Melalui Audit Kinerja

“Saya kira media yang tidak pernah mati adalah PR, karena setiap tahun selalu diperingati hari kelahirannya,” ujar penyandang UKW Utama Dewan Pers tahun 2011 tersebut.