Hadir Lebih Awal, Petakan Kebutuhan Kontingen
Firdaus menambahkan, meskipun penetapan venue secara resmi masih berproses, KONI Bantaeng memilih untuk hadir lebih awal di Kabupaten Wajo.
Langkah tersebut dilakukan untuk memetakan berbagai kebutuhan kontingen, terutama berkaitan dengan jarak dan akses menuju venue, alternatif pemondokan, fasilitas pendukung, transportasi serta kebutuhan teknis lainnya.
“Meski penetapan venue masih dinamis, kami tetap hadir lebih awal di Wajo. Tujuannya untuk memastikan kemudahan akses dan dukungan teknis bagi Kontingen Kabupaten Bantaeng saat bertanding pada PORPROV XVIII yang dilaksanakan di Kabupaten Wajo,” jelasnya.
Menurutnya, persiapan kontingen tidak hanya berbicara mengenai kesiapan atlet menghadapi pertandingan, tetapi juga menyangkut manajemen kontingen, akomodasi, transportasi, konsumsi, akses menuju venue dan dukungan teknis selama pelaksanaan pertandingan.
Karena itu, pemantauan langsung di lapangan dinilai penting agar berbagai potensi kendala dapat diidentifikasi dan dicarikan solusi sebelum pelaksanaan PORPROV.
Apresiasi Sambutan KONI Wajo
Ketua KONI Bantaeng H. Tasrif Labandu, SE menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran KONI Kabupaten Wajo yang telah menerima rombongan KONI Bantaeng dengan baik.
Menurutnya, koordinasi antarkabupaten menjadi bagian penting dalam membangun suasana olahraga yang kondusif, terlebih Kabupaten Wajo menjadi salah satu daerah yang akan menjadi tuan rumah pelaksanaan PORPROV XVIII Tahun 2026.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KONI Kabupaten Wajo, khususnya Bapak Sekretaris KONI Wajo beserta jajaran, atas sambutan yang sangat hangat. Kunjungan ini bukan hanya untuk melihat venue, tetapi juga membangun koordinasi dan komunikasi agar pelaksanaan PORPROV di Wajo dapat berjalan dengan baik,” kata H. Tasrif.
Ia berharap komunikasi antara KONI Bantaeng dan KONI Wajo dapat terus terjalin hingga pelaksanaan PORPROV XVIII selesai.
Bagi KONI Bantaeng, kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen untuk mempersiapkan Kontingen Bantaeng secara lebih matang, sehingga para atlet dapat berkonsentrasi penuh memberikan prestasi terbaik bagi daerah tanpa terganggu persoalan teknis di lapangan.
“Kita ingin atlet fokus bertanding dan berprestasi. Karena itu, berbagai kebutuhan teknis harus dipersiapkan sejak awal,” tegasnya.

br
br






br





