FIKSI MINI (1) : Liem Ingin Mati di Rusia

Ketika berhasil menggulingkan Presiden Soekarno, Soeharto makin memperlihatkan kesewenang-wenangannya. Rezimnya berjejak dalam otoriter kediktatoran.

Semua warga negara Indonesia yang pergi ke luar negeri atas kebijakan Soekarno, termasuk yang mendapatkan beasiswa belajar, dilarang kembali ke negerinya. Paspornya dicabut. Beasiswanya dihentikan. Sejak itu Liem berhenti kuliah, dan hidup menderita di negeri orang.

***

Meski mendengar kabar Presiden Soeharto telah diturunkan oleh rakyat lantaran rezimnya kejam, otoriter, dan korup, Liem tak berminat lagi menginjakkan kaki di negeri leluhurnya. Liem ingin mati dan dikubur di Rusia.

Di hari tuanya: tubuhnya kian kurus. Sakit-sakitan. Liem hidup dari bantuan sosial Rusia sebagai korban politik. Suatu hari, senja, hujan deras, dia duduk di atas kursi rodanya. Menatap lurus. Lunglai. Tak bergerak. Napasnya berhenti. Liem tak tahu Soeharto mendapat gelar: Pahlawan Nasional. *****

BACA JUGA:  FIKSI MINI (10): Bromocorah vs Koruptor