PGRI Kota Palopo Latih 96 Guru Buat Aplikasi Pembelajaran Berbasis AI

“Guru harus terus beradaptasi. AI bukan untuk menggantikan peran guru, tetapi menjadi alat bantu yang memperkuat kreativitas dan inovasi dalam pembelajaran,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Basman juga mengapresiasi kerja keras panitia yang berhasil menghidupkan kembali Mess PGRI Kota Palopo sebagai pusat kegiatan organisasi.

br

Menurutnya, pemanfaatan kembali Mess PGRI menjadi penanda kuatnya semangat kebersamaan dan kolaborasi pengurus PGRI Kota Palopo.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kota Palopo, Sainal Sahid, S.IP

Dalam sambutannya, Sainal Sahid menekankan pentingnya peserta pelatihan untuk membagikan kembali ilmu yang diperoleh kepada guru lain maupun peserta didik di sekolah masing-masing.

“Bapak dan Ibu yang mengikuti pelatihan hari ini diharapkan dapat mengimbaskan ilmu yang diperoleh kepada guru-guru lain yang belum sempat mengikuti kegiatan ini,” pesannya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada PGRI Kota Palopo yang dinilai solid dan mampu membangun kolaborasi dalam menyelenggarakan kegiatan peningkatan kompetensi guru.

“Saya melihat PGRI Kota Palopo sangat solid. Sinergi dan kolaborasi seperti ini harus terus dipertahankan,” katanya.

BACA JUGA:  Luar Biasa, Bupati Sidrap Pimpin Gladi Bersih Pembukaan Porsenijar Malam Ini

Sainal Sahid menambahkan, teknologi memang berkembang sangat cepat, tetapi peran guru tetap tidak tergantikan.

Menurutnya, sentuhan manusia, keteladanan, dan nilai-nilai pendidikan tetap menjadi inti dari proses pembelajaran.

“Teknologi berkembang sangat cepat, namun sentuhan manusia dan keteladanan seorang guru tidak akan pernah tergantikan oleh mesin. Gunakan kesempatan ini sebaik-baiknya demi masa depan murid kita,” ujarnya.

Suasana pembukaan semakin semarak dengan penampilan Paduan Suara PGRI Kota Palopo.

Tim paduan suara tersebut merupakan peraih medali perunggu pada ajang Porsenijar PGRI Sulsel di Kabupaten Sidrap.

Di bawah arahan dirigen M. Miftah Farid Syafar, S.S., S.Pd., Gr., Paduan Suara PGRI Kota Palopo membawakan lagu “Tulolonna Sulawesi”.

Penampilan itu membangkitkan kembali semangat dan kenangan atas prestasi yang baru diraih kontingen PGRI Kota Palopo.

Usai seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi perdana oleh fasilitator.

Selama pelatihan, peserta akan dibimbing menyusun dan mengembangkan aplikasi pembelajaran berbasis Artificial Intelligence yang dapat diterapkan langsung di sekolah masing-masing.

Melalui kegiatan ini, PGRI Kota Palopo berharap lahir guru-guru yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, inovatif dalam merancang pembelajaran, serta mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi peserta didik. (sukmawati)

brbr
brbr
br