Konkerkot PGRI Kota Makassar Resmi Digelar: Makassar Unggul Lahir dari Rahim Guru

“Jadi jika tiga amanah utama berjalan dengan baik, maka kita mengembangkan tiga kompetensi guru yaitu kompetensi profesional, kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial,” tambahnya.

Ia juga bertekad untuk kembali mempertahankan juara umum Porsenijar 2026 di Sidrap.

“Mari kita perkuat soliditas perluas kolaborasi dan tingkatkan kualitas guru dan pendidikan di kota Makassar,” tandasnya.

Di sisi lain Ketua PGRI Sulsel dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada kepengurusan PGRI Kota Makassar yang baru dari 500 anggota yang tercatat di Sistem Informasi Keanggotaan di PGRI Makassar, saat ini tercatat sudah 3600 anggota.

“Tapi ini, masih kurang dari anggota yang pernah tercatat mencapai 7000 guru,” ucap Prof Hasnawi.

Ia juga secara terang-terangan menyebutkan bahwa Ketua TP PKK yang didaulat menjadi Ketua Dewan Pembina Perempuan PGRI Kota Makassar, yang juga Bunda Paud agar kiranya dapat mengembang satu jabatan lagi yaitu Ibunda Guru yang akan dibentuk dalam waktu dekat ini.

Ia juga menyampaikan bahwa PGRI adalah organisasi elitis yang semua bisa ditampung, baik itu guru aktif maupun yang purna bakti.

BACA JUGA:  Tinggalkan Luar Negeri Demi PGRI di Daerah, Prof Unifah: Saya Datang untuk Guru!

“Ini semua untuk soliditas dan solidaritas. Jadi saya berpesan agar jangan lupakan profesional serta otoritas untuk membentuk karakter. Karena dengan karakter ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di Kota Makassar,” pungkasnya.