NusantaraInsight, Sorowako — Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI), Prof. Dr Unifah Rosyidi, M.Pd menegaskan komitmen untuk terus hadir memperjuangkan kepentingan guru hingga ke pelosok daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri ramah tamah dan makan malam bersama dengan pengurus PGRI Kabupaten dan Kota se-Luwu Raya, pengurus cabang dan ranting PGRI se-Luwu Timur di Villa Razan, Sorowako, Luwu Timur, Rabu (5/5/2026).
Turut hadir Ketua PGRI Sulsel, Prof Dr.H Hasnawi Haris, M.Hum, Wakil Ketua, Nursalam, S.Pd.M.Pd, Bendahara, Dra. Hj. Hendriati Sabir, M.Pd.
“Meski tempat ini berada di ujung Sulsel, saya akan tetap hadir selama diberi kesehatan. Saya datang ke sini bukan sebagai profesor, tetapi sebagai bagian dari teman-teman guru,” ujar Prof Unifah di hadapan peserta kegiatan.
Pada arahannya, Prof Unifah menekankan pentingnya kecerdasan politik bagi para guru, meskipun PGRI bukan organisasi politik.
Menurutnya, pemahaman politik tetap dibutuhkan agar organisasi profesi seperti PGRI tidak mudah dipinggirkan dalam berbagai kebijakan.
“Teman-teman guru harus cerdas secara politik, meski bukan bagian dari politik praktis. Dalam banyak kasus, PGRI harus hadir dan tidak boleh diremehkan oleh siapa pun,” tegasnya.
Ia juga menyoroti peran PGRI sebagai garda terdepan dalam membela dan mendampingi guru di berbagai persoalan.
“Guru itu harus dibela, harus dibimbing, dan harus didampingi,” katanya.
Di tengah jadwal yang padat, Prof Unifah mengaku tetap berkomitmen menghadiri berbagai kegiatan PGRI di daerah. Bahkan, ia rela mengesampingkan agenda luar negeri demi fokus pada penguatan organisasi di dalam negeri.
“Saya punya jadwal yang padat, tetapi saya berusaha hadir di setiap kegiatan. Bahkan kegiatan di luar negeri pun saya tinggalkan demi kegiatan di dalam negeri,” ungkapnya.
Kehadiran Ketua Umum PB PGRI tersebut disambut antusias oleh para guru di wilayah Luwu Timur. Mereka menilai kunjungan ini menjadi motivasi untuk meningkatkan profesionalisme dan solidaritas di lingkungan PGRI.
Sementara itu, Sekretaris PGRI Luwu Timur, Irsan Sadir, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa penyambutan Ketua Umum PB PGRI bersama pengurus provinsi berlangsung meriah dengan melibatkan berbagai pengurus cabang (PC) di sejumlah titik.
Ia merinci, PC Burau mengarahkan guru melakukan penjemputan di gerbang masuk Luwu Timur. PC Wotu, Tomoni, dan Mangkutana memusatkan penjemputan di Masjid Tarengge.
Sementara PC Tomoni Timur di Indomaret Rantetiku, dan PC Angkona di lapangan depan SDN 202 Angkona.













