Di Makassar, ia kerap menjadi narasumber workshop, bimbingan teknis, dan pelatihan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kota Makassar. Ia juga sering dipercaya menjadi juri lomba inovasi pembelajaran, pemilihan guru berprestasi, dan kepala sekolah berprestasi di tingkat kota, provinsi, hingga nasional.
Sejumlah prestasi pernah diraihnya. Pada 2012, ia meraih Juara 1 Pemilihan Guru SMP/MTs Berprestasi Tingkat Kota Makassar dan Juara 1 Pemilihan Guru SMP/MTs Berprestasi Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Ia juga pernah mengikuti Pemilihan Guru SMP/MTs Berprestasi Tingkat Nasional tahun 2012. Pada tahun yang sama, ia meraih Juara 3 Lomba Inovasi Pembelajaran oleh Pusbangprodik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Pada 2018, Muhammad Nasir meraih Juara 1 Pemilihan Kepala Sekolah Berprestasi TK, SD/MI, SMP/MTs Kota Makassar.
Pengalaman internasional juga pernah dijalaninya melalui studi tiru pendidikan dasar Pemerintah Kota Makassar ke Tokyo, Jepang, dan Singapura pada 2023.
Dengan latar belakang sebagai guru, kepala sekolah, fasilitator nasional, narasumber, dan aktivis organisasi profesi, Muhammad Nasir dinilai memiliki bekal kuat untuk menjalankan tugas di Biro Bantuan Hukum dan Perlindungan Profesi PGRI Sulsel.
Biro tersebut memiliki peran strategis dalam memberi pendampingan, advokasi, dan perlindungan profesi bagi guru, terutama saat menghadapi persoalan hukum, etik, dan dinamika pendidikan.












