Perhatian ! ini Para Jawara Defile Porsenijar PGRI Sulsel 2026

Dr. Muliono Caco
Dr. Muliono Caco

Sidrap, NusantaraInsight — Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif telah menutup Pekan Olahraga Seni dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Sulsel 2026, Minggu Malam (6/7/2026), di Pelataran Masjid Agung Pangkajene Sidrap.

Acara penutupan yang berlangsung dengan meriah dan disaksikan oleh puluhan ribu pasang mata itu menyajikan atraksi dan juga sejumlah pengumuman penting yang ditunggu-tunggu.

Salah satu pengumuman penting yang ditunggu adalah Pengumuman Juara Defile Pembukaan Porsenijar PGRI Sulsel 2026.

Adapun para pemenang defile pembukaan Porsenijar PGRI Sulsel 2026 yang dibacakan oleh penanggungjawab Defile peserta Dr. H Muliono Caco, M.M., M.Kes adalah sebagai berikut:

Juara 1 : PGRI Sidrap nilai 95,70
Juara 2 : PGRI Bone nilai 93,88
Juara 3 : PGRI Wajo nilai 93,48
Juara Harapan 1 : PGRI Soppeng nilai 93,45
Juara Harapan 2 : PGRI Bulukumba nilai 93,35
Juara Harapan 3 : PGRI Luwu Timur nilai 92,55

Defile juga diumumkan untuk beberapa kategori, yaitu :
Terfavorit : PGRI Enrekang
Terkreatif : PGRI Gowa
Terheboh : PGRI Pinrang
Terunik : PGRI Tana Toraja

Sebelumnya, Dr. H. Muliono Caco, menjelaskan, bahwa penilaian defile dilakukan secara menyeluruh sejak upacara pembukaan hingga peserta mencapai titik akhir defile.

BACA JUGA:  Trik Jitu Prof. Muhlis Madani Semarakkan Porsenijar 2026 di Sidrap

Menurutnya, aspek pertama yang dinilai adalah jumlah peserta dan kekompakan barisan. Penanggung jawab penilaian defile, Dr. H. Muliono Caco, M.M., M.Kes., menjelaskan, penilaian defile dilakukan secara menyeluruh

Penilaian meliputi banyaknya peserta yang mengikuti acara pembukaan dan defile, konsistensi jumlah peserta selama perjalanan, serta konsistensi jumlah peserta hingga mencapai garis finis.

Aspek kedua adalah keseragaman dan kerapian pakaian.

Pada bagian ini, juri akan menilai kesesuaian kostum seragam dengan jumlah peserta, kerapian cara berpakaian, kewibawaan dan etika guru, serta kemampuan peserta mengikuti komando pimpinan barisan.

Aspek ketiga adalah kedisiplinan, semangat, dan ekspresi barisan.

Indikatornya meliputi tidak adanya peserta yang meninggalkan barisan saat acara pembukaan, tidak keluar dari barisan selama perjalanan defile, tidak membuat kegaduhan, memperlihatkan semangat tinggi, serta ketepatan waktu.

Aspek keempat adalah kreativitas bertema pendidikan.

Pada bagian ini, kontingen dinilai dari sinopsis yang mampu menyemangati peserta upacara, yel-yel yang memiliki pesan pendidikan, penggunaan pakaian adat atau tari adat yang sopan, tulisan spanduk yang mengedukasi, serta tampilan kearifan lokal masing-masing daerah.

BACA JUGA:  Pimpin PGRI Cabang Bantaeng, M. Nasir Andalkan Rapat Rutin dan Penguatan Organisasi

Muliono Caco juga menegaskan sejumlah catatan penting yang harus dipatuhi seluruh kontingen.