Perhatian ! ini Para Jawara Defile Porsenijar PGRI Sulsel 2026

Dr. Muliono Caco
Dr. Muliono Caco

Kontingen tidak diperbolehkan menampilkan tarian, atraksi, atau kegiatan sejenisnya dengan berhenti di depan panggung kehormatan.

Apabila ada penampilan, maka penampilan tersebut dimulai saat nama kontingen disebut atau diundang dan harus berakhir sebelum nama kontingen berikutnya disebut.

Selain itu, kontingen tidak diperbolehkan membawa cenderamata atau sejenisnya kepada tamu kehormatan.

Panitia juga menegaskan bahwa acara pembukaan Porsenijar PGRI Sulsel merupakan bagian dari penilaian defile.

Naskah sinopsis yang dibacakan setiap kontingen merupakan profil kontingen dan tidak boleh bernuansa politik maupun SARA.

Pembacaan naskah sinopsis diberi durasi maksimal tiga menit dan dibacakan oleh masing-masing kontingen dengan format yang disiapkan panitia.

Setiap pelanggaran terhadap ketentuan panitia akan mendapat pengurangan poin dari dewan juri.

Dalam rapat tersebut juga ditegaskan urutan penampilan defile 24 kabupaten/kota peserta Porsenijar PGRI Sulsel 2026.

Kabupaten Takalar menjadi kontingen pertama yang tampil dalam defile, disusul Kabupaten Maros, Barru, Soppeng, Enrekang, Kota Parepare, Kabupaten Gowa, Selayar, Wajo, Luwu, Bulukumba, dan Pinrang.

Urutan berikutnya adalah Kota Palopo, Kabupaten Bantaeng, Sinjai, Toraja Utara, Luwu Utara, Bone, Jeneponto, Pangkep, Luwu Timur, Kota Makassar, Tana Toraja, dan Kabupaten Sidrap sebagai tuan rumah tampil pada urutan terakhir.

BACA JUGA:  Kembali Berlayar, PGRI Bulukumba Sabet Emas di Cabor Tenis Meja

Diakhir pengumumannya Muliono Caco menegaskan bahwa pengumuman ini bersifat mutlak dan keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat.