Ketua BAN-PDM Sulsel ini, juga menekankan agar Konkerkab I PGRI Gowa mengacu pada pelaksanaan 10 mandat PGRI, di antaranya digitalisasi keanggotaan (KTA Digital), perlindungan profesi guru dari kriminalisasi, advokasi tunjangan honorer dan PPPK, optimalisasi Rumah Guru, serta pengabdian masyarakat berbasis SDGs.
Kemudian, Bupati Gowa dalam sambutan yang dibacakan Taufiq Mursad menyerukan peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru sebagai garda terdepan pendidikan modern di Gowa.
Ia berharap konferensi ini menyusun program inovatif, meningkatkan sinergi dengan pemerintah kabupaten, serta merumuskan kebijakan pendidikan berkualitas.
Konkerkab ini menjadi momentum strategis PGRI Gowa memperkuat organisasi profesi menjelang Porsenijar 2026, tandasnya.













