Bupati Gowa Buka Konkerkab I PGRI Gowa, Terungkap Targetkan Juara Umum Porsenijar 2026 di Sidrap

NusantaraInsight, Makassar — Bupati Gowa diwakili Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa Taufiq Mursad, S.T., membuka secara resmi Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) I Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Gowa bertema “Guru Bermutu Indonesia Maju, Guru Hebat Indonesia Kuat” pada Selasa (13/5/2026) di Aula Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Sulsel, Jl. Adhyaksa Nomor 2, Makassar.

Konferensi dua hari ini, yang dimulai sejak Senin (12/5/2026), dihadiri 150 peserta dari seluruh pengurus kabupaten, 19 cabang PGRI Gowa, utusan Ikatan Guru dan Tenaga Kependidikan Islam (IGTKI), serta sekolah perguruan PGRI.

Acara juga diramaikan kehadiran tokoh pendidikan Gowa H. Amir Mappasomba Dg. Sila dan pengurus PGRI Provinsi Sulawesi Selatan.

Ketua Panitia Konkerkab I PGRI Gowa, Hasbi, S.Pd., M.Pd., melaporkan bahwa kegiatan hari pertama mencakup orientasi keorganisasian PGRI, pemaparan program satu tahun terakhir, serta penyusunan program kerja ke depan.

“Konkerkab ini juga meminta saran untuk kesejahteraan dan perlindungan guru,” ujarnya.

Ia menegaskan tekad PGRI Gowa memaksimalkan konferensi ini untuk meraih juara umum di Pekan Olahraga dan Seni Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Porsenijar) PGRI Sulsel 2026 di Sidrap.

BACA JUGA:  Di Palopo, Prof Unifah Berpesan Agar Guru Beradaptasi dengan Perkembangan Zaman

“Kami targetkan 7 medali emas,” tandas Hasbi.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Gowa, Drs. H. Sappe Mangiriang, M.M., mengapresiasi kerja keras pengurus dan panitia selama lima hari persiapan.

“Sejak konferensi PGRI pada 14 Desember 2025, kami telah melantik 19 cabang dan membentuk 70 persen kepengurusan ranting. Konferensi kecamatan direncanakan mulai Oktober 2026 dan tuntas akhir tahun,” katanya.

H. Sappe menyampaikan empat usulan utama untuk pembahasan di Konkerkab ini yaitu, solidaritas dan profesionalisme, kesejahteraan serta perlindungan guru, adaptasi digital sebagai garda terdepan, dan rekomendasi tegas pengawalan hak guru.

Ia juga mengungkapkan bahwa sewaktu menghadiri Konferensi Kerja Nasional PB PGRI, PGRI Gowa mendapatkan penghargaan Tertib Keuangan, karena lunas iuran anggota.

“Saya berharap peserta menyumbang ide kreatif agar PGRI Gowa layak mendapat penghargaan PB PGRI, termasuk melunasi iuran anggota awal Juli ini,” tandasnya.

Adapun Sekretaris PGRI Sulsel, Dr. Abdi, M.Pd., menyampaikan hasil audiensi dengan Gubernur Sulsel untuk Porsenijar 2-6 (tanggal belum spesifik menunggu putusan rapat panitia di Sidrap), dengan kehadiran Mendikdasmen.

BACA JUGA:  Guru Luwu Raya Bergemuruh Sambut Unifah Rosyidi: Suntikan Semangat Baru Pendidikan Meledak!

“Selain itu, Pak Gubernur juga mengusulkan bahwa kegiatan pembukaan bisa dirangkai dengan kegiatan Anti Mager dan Pak Gubernur akan menyediakan hadiah umroh dan juga motor bagi peserta,” ungkapnya.