“Silajara Connection” Mencuat Saat Bahas Perempuan yang Mengatupkan Resah di Bibirnya

“Namun secara garis besar saya mengapresiasi buku antologi cerpen karya Mira Pasolong ini,” tutupnya.

Diskusi ini tidak terbatas pada pembedahan oleh narasumber akan tetapi juga dibedah oleh para peserta yang juga berlatarbelakang Sastrawan seperti Dr. Ram Prapanca, Anil Hukma dan Andi Ruhban.

Diskusi ini menjadi menarik karena diselingi oleh pembacaan puisi oleh Daeng Mangeppek dan dihadiri pula oleh Asnawin Aminuddin (jurnalis), Rusdi Embas (jurnalis), Dewi Ritana (Pemain teater), Syaripudin Liwang (Sekretaris IPMI), dan beberapa kerabat dari Mira Pasolong.

 

 

BACA JUGA:  Fanny J.Poyk Luncurkan Karya Novel ' Ibuku Perempuan Dari Pulau Rote' di PDS.HB.Jassin, TIM, Jakarta